peezycoineth.vip

DP3 Sleman catat varietas Sembada Merah capai 7,1 ton GKP per hektare

2026-09-16 12:17

Sleman (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat produktivitas lahan percontohan padi varietas unggul lokal Sembada Merah mencapai 7,1 ton gabah kering panen (GKP) per hektare atau mampu melebihi rata-rata hasil panen setempat.

​Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman Liem Astuti di Sleman, Rabu, mengatakan keberhasilan tersebut diraih melalui program penanaman di lahan demplot (demonstration plot) milik Kelompok Tani Tani Makmur yang yang berlokasi di Dusun Kadilobo, Kalurahan Purwobinangun.

"Lokasi percontohan tersebut memiliki luas mencapai lima hektare," kata Liem Astuti.

Ia mengatakan pengembangan lahan demplot ini merupakan bagian utuh dari rangkaian kegiatan Sekolah Lapang yang diselenggarakan sebanyak empat kali pertemuan bagi para petani lokal.

​Selama program berjalan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan berupa benih padi sebanyak 25 kilogram per hektare serta pupuk organik hingga dua ton per hektare untuk mendukung optimalisasi lahan lima hektare tersebut.

Baca juga: Pemkab Sleman tanam padi organik Sembada Merah di Sumberejo

Baca juga: Bulog kembangkan produk beras premium varietas lokal

Ia mengungkapkan, dari hasil ubinan menunjukkan produktivitas tanaman jika dikonversi ke Gabah Kering Panen (GKP) mampu menembus angka lebih dari 7,1 ton per hektare.

"​Capaian hasil panen Sembada Merah di kawasan Pakem ini terbukti jauh melampaui rata-rata produktivitas padi di Kabupaten Sleman yang saat ini berada di angka 6,06 ton per hektare GKP," katanya.

​Pada tahun ini, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman mengalokasikan total program pengembangan varietas Sembada Merah seluas 25 hektare di berbagai titik strategis.

​Selain lima hektare di wilayah Kadilobo, sebaran program pengembangan seluas 20 hektare sisanya dialokasikan ke beberapa lokasi lain, meliputi Gamparan, Ngaliyan, dan Prumpung.

"​Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong perluasan budi daya varietas unggul lokal ini guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan serta pendapatan para petani di wilayah setempat," katanya.

Baca juga: Kementan dorong ekspor beras hitam varietas lokal

Baca juga: Beras organik Banyuwangi tersebar di belasan ribu pasar modern

Pewarta: Sutarmi
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.