peezycoineth.vip

DPRD Jambi dorong percepatan bagi hasil Migas untuk penguatan APBD - ANTARA News Jambi

2026-07-27 15:36

Kota Jambi (ANTARA) - Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz mendorong pemerintah provinsi melakukan upaya percepatan implementasi bagi hasil minyak dan gas (Migas) dalam bentuk Participating Interest (PI) untuk penguatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami DPRD Provinsi Jambi secara kolektif, dapat saya simpulkan ingin PI ini segera diselesaikan," kata Hafiz di Kota Jambi, Senin.

Menurut dia, penerimaan dari skema PI Migas menjadi salah satu solusi dalam membantu dan memperkuat pendanaan belanja daerah Provinsi Jambi ke depan.

Terkait tarik ulur besaran bagi hasil Migas tersebut, dirinya mengungkapkan sebagian besar fraksi di DPRD setuju opsi bagi hasil sebesar tujuh persen, meski terdapat pandangan dari fraksi lain yang mendorong di angka delapan persen.

"Hitungannya saya belum berani bicara, berdasarkan hitungan logis kami lumayan besar ya, sampai dengan seratusan miliar," ungkapnya. 

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan bahwa negosiasi dengan pihak pengelola sejauh ini masih terus berjalan, meskipun ada kendala mengenai regulasi dari perusahaan asing. Namun, pihaknya terus berupaya memperjuangkan porsi yang optimal bagi daerah.

"Soal bagi hasil ini kita juga tidak bisa memaksakan diri karena ini masuk ke sistem perusahaan asing, seperti PetroChina milik (negara) China, kita berusaha maksimal. Kemungkinan kita bisa dapat di angka tujuh hingga delapan persen, walau kita tetap mengupayakan sampai 10 persen," kata Al Haris. 

Gubernur menambahkan, besaran nilai nantinya tergantung hasil keputusan rapat para pemegang saham serta Surat Keputusan (SK) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pemberlakuan porsi bagi hasil tersebut dapat dihitung sejak perpanjangan kontrak perusahaan Migas yang ada di Jambi.

Hingga saat ini baru perusahaan Jadestone yang menyanggupi besaran PI 10 persen. Sementara itu, untuk perusahaan Migas PetroChina sejauh ini masih dalam tahap negosiasi besaran dana bagi hasil tersebut.

"Kita lihat nanti berapa hasil akhir negosiasinya, nanti akan rapat pemegang saham, porsinya berapa," sebut Al Haris.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.