peezycoineth.vip

DPRD Kalteng dukung pengaturan penggunaan gawai demi ciptakan lingkungan belajar kondusif

2026-08-04 07:20

DPRD Kalteng dukung pengaturan penggunaan gawai demi ciptakan lingkungan belajar kondusif

Selasa, 4 Agustus 2026 14:20 WIB

Image Print

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono. ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono mendukung kebijakan pemerintah provinsi mengatur penggunaan gawai di lingkungan sekolah guna menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

"Kami sangat mendukung upaya Pemprov Kalteng mengatur penggunaan gawai di sekolah. Tujuannya tentu untuk menciptakan ruang digital yang sehat, terarah, dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan anak-anak kita," katanya, Selasa.

Ia menilai perkembangan teknologi digital tidak dapat dihindari dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan. Karena itu, pemanfaatannya perlu diatur agar benar-benar mendukung proses belajar mengajar.

Menurutnya, penggunaan gawai yang tidak terkontrol berpotensi mengganggu konsentrasi siswa selama pembelajaran, mengurangi interaksi sosial antarpeserta didik, hingga memengaruhi pembentukan karakter generasi muda.

"Teknologi tidak bisa kita hindari. Yang perlu dilakukan adalah mengarahkan penggunaannya agar tepat sasaran dan benar-benar mendukung proses belajar. Jangan sampai gawai lebih banyak digunakan untuk hal-hal yang justru mengurangi konsentrasi siswa di dalam kelas," ucapnya.

Sudarsono menegaskan pengaturan penggunaan gawai tidak dimaksudkan untuk membatasi akses siswa terhadap perkembangan teknologi. Sebaliknya, kebijakan tersebut menjadi upaya untuk menata pemanfaatan perangkat digital agar digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan pendidikan.

Ia mengatakan teknologi seharusnya menjadi sarana yang mempermudah siswa memperoleh informasi, memperkaya materi pembelajaran, serta meningkatkan kualitas proses belajar, bukan menjadi sumber distraksi selama kegiatan belajar berlangsung.

"Pengaturan ini perlu dipahami sebagai langkah untuk memastikan teknologi dimanfaatkan secara positif sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan kebijakan tersebut tidak hanya bergantung pada aturan yang diterbitkan pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh pihak. Guru diharapkan mengawasi penggunaan gawai di sekolah, sementara orang tua berperan mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital di rumah.

Sudarsono optimistis sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua akan menciptakan keseimbangan dalam pemanfaatan teknologi sehingga siswa mampu mengikuti perkembangan digital tanpa mengabaikan pendidikan maupun kehidupan sosialnya.

Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.