Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo Berlanjut Sebagai Pemilik Klub
Liputan6.com, Jakarta - Duel Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo tak hanya terjadi dalam urusan prestasi di atas lapangan. Dua megabintang sepak bola dunia ini mulai memperluas kiprah mereka ke dunia bisnis, termasuk melalui investasi dan kepemilikan klub sepak bola.
Messi semakin aktif membangun portofolio bisnis sepak bolanya sepanjang 2026. Bintang asal Argentina tersebut terlibat dalam dua klub Spanyol, yakni UE Cornella dan CD Eldense.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo juga mulai menancapkan pengaruhnya di balik layar sepak bola. Pada Februari 2026, perusahaan investasinya, CR7 Sports Investments, mengumumkan akuisisi 25 persen saham UD Almeria.
Perbedaan pendekatan keduanya pun mulai terlihat. Messi memiliki sejumlah investasi di klub dengan fokus pengembangan sepak bola, sedangkan Ronaldo telah mengumumkkan kepemilikan saham di Almeria. Lantas bagaimana peta bisnis kedua pemain tersebut dan siapa yang paling agresif memperluas investasinya?
Messi Perluas Bisnis Klub, dari Cornella hingga Eldense
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238160/original/090232600_1783129383-mes4.jpg)
Perbesar
Langkah terbaru Messi berkaitan dengan CD Eldense. Kesepakatan yang diumumkan pada September 2026 mencakup rencana akuisisi 100 persen saham klub asal Alicante tersebut. Namun, transaksi itu masih memerlukan persetujuan resmi sebelum dinyatakan rampung. Dilansir dari Marca, perkembangan kesepakatan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam perjalanan bisnis Messi.
Sebelum Eldense, Messi lebih dahulu mengakuisisi 85,05 persen saham UE Cornella pada April 2026. Klub asal Catalunya itu berkompetisi di Tercera Federacion dan dikenal memiliki struktur pembinaan pemain muda. Setelah kesepakatan diumumkan, Messi menyampaikan keinginannya untuk membantu perkembangan klub dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan tim.
Portofolio Messi juga menjangkau Amerika Selatan. Ia memiliki saham minoritas di Deportivo LSM, klub Uruguay yang berkaitan dengan Luis Suarez. Sementara itu, Leones de Rosario, klub yang berdiri pada 2015, dipimpin oleh Matias Messi. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mencatat klub tersebut sebagai anggota terafiliasi dan mencantumkan Matias sebagai presidennya.
Di Amerika Serikat, posisi Messi di Inter Miami berbeda dengan kepemilikan langsungnya di klub-klub Spanyol. Ia belum tercatat sebagai pemegang saham pengendali klub tersebut. Namun, kontraknya dilaporkan mencakup opsi untuk membeli saham Inter Miami setelah karier bermainnya berakhir. Persentase kepemilikan yang mungkin diperoleh belum dikonfirmasi secara terbuka.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Berbeda dengan Messi, investasi klub Ronaldo yang diumumkan secara resmi pada 2026 berpusat pada UD Almeria. Pada Februari, CR7 Sports Investments mengumumkan pembelian 25 persen saham klub yang berkompetisi di Segunda Division Spanyol tersebut. Nilai transaksi dan rincian finansialnya tidak dipublikasikan. Ronaldo menyebut investasi itu sebagai bagian dari keinginannya untuk terlibat dalam kepemilikan klub sepak bola dalam jangka panjang. Ia juga berharap dapat berkontribusi terhadap perkembangan Almeria. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya memperluas aktivitas bisnis di luar karier sebagai pemain. Nama Al-Nassr juga muncul dalam pembahasan bisnis Ronaldo. Sejumlah laporan mengaitkannya dengan hubungan kepemilikan saham di klub Arab Saudi tersebut, tempat ia masih bermain. Namun, rincian pasti mengenai investasi Ronaldo di Al-Nassr belum terdokumentasi secara terbuka dengan tingkat kejelasan yang sama seperti pembelian saham Almeria. Persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo ternyata belum berakhir dengan keduanya mulai merambah dunia bisnis. Messi semakin gencar memperluas portofolio klubnya di berbagai negara, sementara Ronaldo telah mengamankan 25 persen saham Almeria. Duel dua megabintang ini kini memasuki babak baru, bukan lagi soal gol dan trofi, melainkan langkah mereka membangun kerajaan bisnis di dunia sepak bola.