Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Pupuk Kaltim Hibahkan Satu Unit Mini ICU ke Kodam VI/Mulawarman
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan hibah tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan sekaligus bagian dari komitmen Pupuk Kaltim untuk terus memperkuat sinergi dengan Kodam VI/Mulawarman, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Revamping Pabrik Amonia, Biaya Produksi Turun Rp228 Miliar
Kendaraan Mini ICU ini dilengkapi berbagai peralatan medis darurat berstandar intensif untuk mendukung penanganan dan evakuasi pasien. Mencakup peralatan evakuasi dan mobilisasi pasien seperti brankar, scoop stretcher, long spine board, extrication device, extrication collar, serta head immobilizer.
Guna menunjang pemantauan dan stabilisasi kondisi pasien, unit ini juga dilengkapi perangkat life support berupa defibrillator, Automated External Defibrillator (AED), ventilator mobile, bedside monitor, infuse pump, syringe pump, dan suction. Selain itu juga tersedia perangkat diagnostik dan triage, antara lain laringoskop, stetoskop, tensimeter manual, oxymetri, Bag Valve Mask (BVM), serta emergency kit.
Tidak hanya itu, sistem oksigenasi unit ini turut diperkuat regulator oksigen biasa, regulator oksigen central dan multifungsi, serta tabung oksigen. Sehingga Mini ICU ini dapat mendukung penanganan pasien dengan lebih komprehensif, selama proses evakuasi hingga pasien mendapatkan perawatan lanjutan.
“Kami harap Mini ICU ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rafli saat penyerahan unit di Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Rabu (23/9/2026).
Menurut Rafli, ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kehadiran Mini ICU, kebutuhan mobilitas pelayanan kesehatan Rumah Sakit TNI AD dr. R. Hardjanto Balikpapan diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat dan optimal.
Hal ini sejalan dengan peran Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat secara berkelanjutan. Untuk itu, perusahaan terus berupaya hadir dan berkontribusi melalui berbagai inisiatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.
“Kami percaya, saat sumber daya yang kita miliki dapat dikolaborasikan melalui semangat gotong royong, maka manfaat yang dihadirkan bagi masyarakat pun akan semakin besar. Ini yang senantiasa kami pegang untuk terus berkontribusi dalam pembangunan,” jelas Rafli.