Eddie Hearn Tuding UFC Bocorkan E-mail Demi Rusak Negosiasi Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua
AKURAT.CO, Promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, melontarkan tuduhan tajam terhadap TKO (perusahaan induk UFC) yang dinilai sengaja membocorkan e-mail internal ke media untuk memanipulasi opini publik terkait tuntutan lokasi pertarungan antara Anyhony Joshua vs Tyson Fury di Amerika Serikat.
Laporan mengenai bocornya dokumen tersebut membeberkan klausul adendum yang dikirim Matchroom kepada perusahaan manajemen acara Arab Saudi, Sela. Dokumen itu mencantumkan permintaan hak tiket, pengamanan, hingga penyelesaian pembayaran laga Anthony Joshua sebelumnya.
Bahkan, bocoran tersebut menyeret isu lain di luar tinju, seperti pembayaran hak siar kejuaraan darts, snooker, hingga lisensi akademi snooker Ronnie O'Sullivan. Hearn mengarahkan tudingannya langsung kepada TKO sebagai biang keladi di balik bocornya e-mail tersebut.
"E-mail yang dikirim adalah komunikasi antara Matchroom dan Sela mengenai hak-hak yang belum terselesaikan. Permintaan soal adendum ke AS sama sekali tidak memuat hal-hal dari e-mail yang dibocorkan itu. Ini murni permainan mental yang kotor," cetus Hearn, seperti dinukil dari Boxing Scene, Senin (24/8/2026).
https://akurat.co/arena/883397/negosiasi-tyson-fury-vs-anthony-joshua-memasuki-minggu-kritis-madison-square-garden-muncul-jadi-opsi-lokasi-duel
"Ada permainan yang sedang dimainkan di mana beberapa wartawan dicekoki e-mail dan informasi untuk memutarbalikkan narasi yang tidak benar. Saya bahkan diberitahu bahwa ada insentif finansial bagi pihak yang membagikan ulang narasi Tyson Fury. Ini sangat gila."
Eddie Hearn juga menunjuk CEO UFC, Dana White, serta pihak TKO sebagai sosok yang mengacaukan proses negosiasi yang semula berjalan lancar. Meski Fury sempat mengisyaratkan ingin membawa Dana White ke dalam timnya, Hearn menegaskan bahwa status promotor utama laga ini tetap di bawah kendali Turki Alalshikh.
"Saya pikir orang yang benar-benar merusak acara ini adalah Dana White karena sikapnya. Dia bukan promotor untuk duel ini," tegas Hearn.
Pertarungan di AS dinilai merugikan Joshua secara finansial akibat perbedaan tarif pajak yang tinggi. Selain itu, Matchroom juga menegaskan bahwa kontrak duel sudah ditandatangani dan tidak bisa dibatalkan begitu saja.
Kendati situasi memanas akibat perang naskah di balik layar, Hearn menegaskan bahwa kubunya tidak pernah melanggar kesepakatan tertulis dan siap menuntaskan duel besar ini.