peezycoineth.vip

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino, Ada Kaitan dengan Wacana Piala Dunia 64 Negara?

2026-07-22 12:07

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

VIVA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir tiba-tiba membagikan momen pertemuannya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Pertemuan tersebut menjadi semakin menarik karena terjadi bersamaan dengan munculnya wacana besar mengenai kemungkinan Piala Dunia 2030 diikuti 64 negara.

Baca Juga

Melalui akun Instagram pribadinya, Erick memperlihatkan pertemuan dengan Infantino serta sejumlah perwakilan asosiasi anggota FIFA dari berbagai negara. Dalam keterangannya, Erick menyebut agenda tersebut membahas masa depan sepak bola dunia sekaligus membuka peluang kolaborasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bertemu dengan Presiden FIFA - Gianni Infantino, dan para Member Associations FIFA dari seluruh dunia untuk berdiskusi mengenai masa depan sepak bola dunia dan peluang kolaborasi," tulis Erick Thohir dikutip dari akun Instagram-nya, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga

"Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan dunia. Indonesia akan terus mengambil peran aktif dalam mendorong kemajuan sepak bola, baik di tingkat regional maupun global. Kerja sama yang kuat hari ini adalah fondasi bagi prestasi yang lebih besar di masa depan," lanjutnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir

Photo :

  • VIVA/IMI

Baca Juga

Erick Thohir tidak menjelaskan secara spesifik apakah pertemuannya dengan Infantino membahas wacana Piala Dunia 2030 atau agenda tertentu terkait Timnas Indonesia. Namun, momen tersebut muncul ketika sepak bola dunia tengah ramai membicarakan usulan penambahan jumlah peserta Piala Dunia dari 48 menjadi 64 tim.

Presiden CONMEBOL Alejandro Domínguez sebelumnya menyuarakan gagasan agar Piala Dunia 2030 yang bertepatan dengan peringatan 100 tahun turnamen tersebut diikuti 64 negara. FIFA sendiri telah menyatakan bahwa gagasan itu akan dikaji, sehingga belum dapat disebut sebagai keputusan final.

Jika terealisasi, Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen dengan jumlah peserta terbesar sepanjang sejarah. Format tersebut akan menambah 16 negara dibandingkan Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya menggunakan format 48 peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wacana ini tentu menarik perhatian Indonesia karena Timnas Indonesia berpeluang lebih besar untuk lolos ke Piala Duni 2030. Bertambahnya jumlah peserta berpotensi membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.

Jika Piala Dunia 2030 benar-benar diperluas menjadi 64 peserta, persaingan untuk mendapatkan tiket ke turnamen tersebut tentu akan berubah. Namun, keputusan mengenai format itu masih harus melalui pembahasan dan belum menjadi keputusan resmi FIFA.

Halaman Selanjutnya

Untuk saat ini, Erick Thohir dan PSSI memiliki tantangan terdekat di depan mata. Timnas Indonesia dituntut membuktikan ambisinya di Piala AFF 2026, sementara di luar lapangan sepak bola Indonesia terus membangun hubungan dengan FIFA dan komunitas sepak bola dunia. (fan)