Eva kukuhkan 38 anggota Paskibraka
Eva kukuhkan 38 anggota Paskibraka
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:44 WIB
Pengukuhan 38 orang pengibar bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, oleh Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/Dian Hadiyatna
Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengukuhkan 38 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas dalam upacara peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di daerah itu.
"Paskibraka ini terdiri dari atas 19 pelajar perempuan dan 19 pelajar laki-laki," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan mereka telah melalui serangkaian proses seleksi dan pembinaan sebelum dipercaya mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2026.
"Pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelantikan formal. Momentum ini jadi bagian dari upaya memperkuat komitmen para anggota Paskibraka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah," kata dia.
Menurut dia, menjadi Paskibraka walaupun tingkat Kota Bandarlampung merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar, bagi mereka yang terpilih dari ribuan siswa di kota ini.
"Para anggota Paskibraka tidak hanya membawa nama sekolah dan keluarga, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Kota Bandarlampung," kata dia.
Oleh karena itu, ia pun mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Dulu, para pendahulu kita berjuang dengan segenap tenaga dan pengorbanan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kegiatan dan program-program yang baik, bermanfaat, dan memiliki fungsi masing-masing bagi masyarakat," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.