peezycoineth.vip

Film Istimewa hangatkan penonton di Rantauprapat - ANTARA News Sumatera Utara

2026-08-23 09:08

Rantauprapat (ANTARA) - Antusias penonton terhadap film Istimewa terus terasa dalam rangkaian cinema visit di Pulau Sumatera setelah menyapa penonton di Medan dan Kisaran, kini hadir di Rantauprapat.

Pemeran dan produser film hadir langsung menyapa penonton dengan berbagi cerita, serta melihat dari dekat sambutan masyarakat terhadap film yang mengangkat kisah lima anak di Rumah Istimewa.

Kunjungan ke Rantauprapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan film Istimewa menyapa penonton di berbagai daerah di Sumatera.

Melalui cerita tentang keluarga, persahabatan, kasih sayang, dan kemanusiaan, film ini membawa pesan tentang pentingnya menerima dan menghargai setiap manusia yang akan dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut hadir pemeran film Istimewa, Yanni Melwani dan Priijay, bersama produser Abdullah Mansuri yang akrab disapa Pak Mansuri atau Ayah Mans, Sabtu di Studio 21, Suzuya Rantauprapat.

Abdullah Mansuri mengatakan, perjalanan dari satu kota ke kota lain di Sumatera memberikan kesan tersendiri, sambutan hangat masyarakat menunjukkan bahwa cerita dan pesan yang dibawa film Istimewa dapat diterima oleh penonton dari berbagai daerah.

"Kami sangat bersyukur dapat melanjutkan perjalanan Istimewa hingga ke Rantauprapat. Setiap perhentian di Sumatera selalu menghadirkan cerita dan kehangatan tersendiri," ujar Ayah Mans.

Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa pesan tentang kasih sayang, penerimaan, keluarga, dan nilai kemanusiaan dalam film Istimewa mampu menyentuh hati banyak orang.

Kegiatan cinema visit juga bukan sekadar bertemu langsung dengan penonton sekaligus merayakan keistimewaan dan potensi yang dimiliki setiap manusia.

Sementara, Yanni Melwani mengaku bahagia melihat sambutan masyarakat Rantauprapat, dengan bertemu langsung memberikan energi yang luar biasa melihat senyum hangat penonton membuat lelah perjalanan ini terbayar.

Yanni berharap nilai kekeluargaan dan ketulusan yang ditampilkan dalam film Istimewa dapat terus melekat di hati penonton dan menjadi inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

Film Istimewa mengisahkan lima anak penyandang disabilitas, Aldo (Aldi), Bimo (Bambang), Ken (Rein), Nita (Niatus), dan Mul (Mustofa), yang hidup bersama sebagai sebuah keluarga di Rumah Istimewa.

Mereka diasuh oleh Pak Mahendra (Mathias Muchus), sosok ayah yang penuh kasih, serta dibantu Mbak Kinan (Yanni Melwani), seorang sukarelawan yang setia merawat mereka.

Kehidupan mereka berubah ketika Pak Mahendra divonis menderita kanker. Tidak ingin anak-anak melihat dirinya semakin lemah, ia memilih pergi secara diam-diam.

Kepergian itu membuat kelima anak tersebut nekat melakukan perjalanan untuk mencari sosok ayah yang sangat mereka cintai.

Dalam perjalanan, mereka bertemu Bagas (Ajil Ditto) dan Aji (Agus Kuncoro). Pertemuan tersebut membawa mereka menjadi viral melalui panggung PWO bersama Ella (Salsabila Bella).

Perjalanan itu kemudian menguji persahabatan, kesetiaan, dan ketulusan mereka. Berbagai rintangan harus dilewati hingga akhirnya mereka menemukan jalan untuk kembali berkumpul bersama Ayah.

Namun, sebuah kehilangan membuat mereka memahami bahwa tidak ada yang abadi. Kehidupan harus terus berjalan dengan kasih sayang, ketulusan, dan saling memaafkan.

Film Istimewa tidak hanya menghadirkan kisah tentang keterbatasan, tetapi juga tentang keluarga, perjuangan, dan bagaimana manusia saling menguatkan dalam menghadapi kehidupan.

Pewarta: Kurnia Hamdani
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.