peezycoineth.vip

Film "Istimewa" isi layar lebar, angkat kisah anak disabilitas berdaya - ANTARA News Jawa Timur

2026-09-18 15:40

Jakarta (ANTARA) - Film berjudul "Istimewa" yang memiliki genre drama keluarga resmi tayang di layar-layar lebar Indonesia dengan mengangkat kisah mengenai anak-anak dengan disabilitas tetap berdaya di tengah keterbatasannya.

Disutradarai oleh Ruben Adrian dan diproduseri oleh Abdullah Mansuri, "Istimewa" menghadirkan kisah dari para karakter bernama Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul, memahami kehidupan mereka, termasuk hubungan dan keseharian yang tumbuh di Rumah Istimewa.

“Kami ingin penonton mengenal mereka lewat ceritanya. Bukan hanya melihat kondisi mereka, tetapi melihat mimpi, keberanian, persahabatan, dan keluarga yang mereka perjuangkan. Pada akhirnya, banyak hal yang mereka rasakan juga dekat dengan kehidupan kita semua,” ujar Ruben Adrian menceritakan kisah di balik hadirnya film "Istimewa" dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Kisah keenam anak-anak penyandang disabilitas ini berfokus di Rumah Istimewa yang dirawat oleh Ayah Mahendra (Mathias Muchus). Ayah Mahendra menjadi sosok pelindung yang memberi rasa aman, kasih sayang, serta membuat keenam anak spesial ini merasa diterima secara utuh.

Sayangnya Ayah Mahendra harus menghadapi vonis penyakit yang membuat seisi Rumah Istimewa rasanya jungkir balik. Ketakutan akan kehilangan sosok penting akhirnya menghantui para penghuni Rumah Istimewa dan justru menjadi salah satu titik emosional dalam perjalanan film ini.

Cuplikan film "Istimewa" (2026) (ANTARA/HO-Kairos Pictures)


Penayangan "Istimewa" juga membawa harapan untuk memperluas dukungan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Abdullah Mansuri, yang berperan sebagai produser dalam film ini bahkan berkomitmen untuk membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi Indonesia apabila film ini mencapai satu juta penonton.

“Buat saya, Istimewa bukan hanya tentang membuat sebuah film, tapi bagaimana kita bisa terus memberikan ruang bagi teman-teman Istimewa untuk tumbuh, berkarya, dan punya tempat yang aman untuk pulang," kata Abdullah Mansuri.

Ia lebih lanjut menginginkan agar film yang sarat nilai-nilai positif ini tidak hanya berhenti sebagai karya visual semata tapi juga menjadi pemicu agar tumbuh ruang-ruang baru yang memberdayakan para penyandang disabilitas.

Harapan tersebut sejalan dengan pesan film "Istimewa" yang menekankan pentingnya penerimaan dan kesempatan. Dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu seseorang mengenali kemampuannya dan berani mencoba hal baru.

Film "Istimewa" diproduksi oleh rumah produksi Kairos Pictures dan dibintangi sederet aktor seperti Mathias Muchus, Yanni Melwani, Zulfadli Aldiansyah, Bambang Ceper, Rein, Niatus Sholihah, Salsabila Bella, Maxime Mustofa, Ajil Ditto, Agus Kuncoro, Ence Bagus, Komo Ricky, serta jajaran pemain lainnya.

Film ini sudah bisa dinikmati oleh keluarga Indonesia mulai 17 September 2026.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.