peezycoineth.vip

FKY 2026 sarana penguatan identitas seni budaya masyarakat Yogyakarta

2026-09-15 10:19

FKY 2026 sarana penguatan identitas seni budaya masyarakat Yogyakarta

Selasa, 15 September 2026 17:19 WIB

Image Print

Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Taman Budaya Embung Giwangan Kota Yogyakarta. FKY 2026 digelar dari 14 sampai 18 September 2026. ANTARA/Hery Sidik

Yogyakarta (ANTARA) - Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan Kota Yogyakarta pada 14 sampai 18 September 2026 menjadi sarana penguatan identitas seni dan budaya masyarakat kota tersebut.

"Gelaran ini bukan sekadar ajang tontonan seni tahunan, melainkan wadah pemaknaan kebudayaan serta sarana penguatan identitas seni masyarakat Yogyakarta," kata Kepala Dinas Kebudayaan Yogyakarta Yetti Martanti di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, FKY 2026 tingkat Kota Yogyakarta itu mengambil tema "Aksara", dengan tujuan menegaskan kembali pentingnya literasi kebudayaan serta wadah ekspresi bagi para pelaku seni di Kota Yogyakarta.

"Kami berharap FKY 2026 dapat semakin mengokohkan Yogyakarta sebagai kota kebudayaan yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing," katanya.

FKY 2026 Kota Yogyakarta diisi berbagai kegiatan seperti kompetisi seni terbuka, yakni lomba fotografi, lukis on the spot, serta mural on the spot. Selain itu juga menampilkan berbagai hiburan seni budaya.

"Peluncuran karya tarian 'Kridha Lelana' saat pembukaan festival juga menjadi wujud nyata komitmen Dinas Kebudayaan dalam menghidupkan ekosistem Kampung Menari hingga tingkat wilayah," katanya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan, Yogyakarta memiliki kekuatan besar berupa kebudayaan yang hidup di masyarakat, sehingga tidak hanya ditemukan dalam pertunjukan seni maupun museum, tetapi juga dalam berbagai aktivitas keseharian masyarakat.

"Kebudayaan kita tidak hanya berada di panggung pertunjukan atau tersimpan di museum. Kebudayaan hidup di kampung-kampung, di ruang publik, dalam tradisi masyarakat, karya para seniman, aktivitas komunitas, hingga kebiasaan sehari-hari warga," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, FKY selain punya arti penting bagi perkembangan kebudayaan Yogyakarta dan tempat menampilkan karya seni dan budaya, juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai gagasan, generasi, tradisi dan kreativitas baru.

"Festival bukan sekadar ruang untuk menampilkan karya, tetapi juga tempat mempertemukan gagasan, generasi, tradisi, dan kreativitas baru," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026