peezycoineth.vip

Gandeng Kreator Lokal, TasteAtlas Perkenalkan Batagor Khas Bandung

2026-08-02 04:00

Jakarta -

TasteAtlas kembali terlihat memperkenalkan kuliner Indonesia. Kali ini giliran Batagor asal Bandung, Jawa Barat. Platform global ini menggandeng kreator lokal lho!

TasteAtlas merupakan platform global yang berisikan ensiklopedia makanan tradisional dari penjuru dunia. Tak hanya itu, mereka juga sering mengeluarkan daftar peringkat makanan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Terbaru, kuliner khas Indonesia disorot oleh TasteAtlas. Berupa batagor khas Jawa Barat yang keunikannya diceritakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Platform global itu mengunggah kreasi batagor yang dibuat oleh orang Indonesia. Videonya milik kreator lokal yang diunggah ke akun Instagram @makmintenreal (30/7/2026).

Video itu menunjukkan proses bikin batagor dengan cara tradisional, dimulai dari menghaluskan ikan kembung bersama bawang merah dan bawang putih menggunakan ulekan.

Setelah itu, ikan yang sudah halus dimasukkan ke dalam rebusan air. Sang kreator juga mencampurkannya dengan campuran tepung dan bumbu tambahan agar terasa lebih gurih.

Saat adonan isian batagor siap, dimasukkan ke dalam tahu kulit dan pangsit. Setelah itu, barulah digoreng hingga permukaannya garing.

Dalam video itu, mereka juga memperlihatkan bagaimana penyajian dari batagor. Kreator itu menyajikan batagor dengan sambal kacang, kecap, irisan mentimun, dan sambal.

TaateAtlas yang berkolaborasi dengan mereka juga menjelaskan soal asal-usul batagor. "Video singkat untuk bakso tahu goreng, batagor adalah salah satu jajanan kaki lima ikonik dari Indonesia. Berasal dari Sunda, batagor terbuat dari adonan tepung tapioka yang dicampurkan ikan, bawang putih, dan bawang merah," jelasnya.

TasteAtlas mengungkap batagor ternyata sudah ada sejak 1970-an. Sampai saat ini, jajanan tersebut masih menjadi favorit warga Bandung dan daerah lainnya.

Kreator lokal pemilik akun Instagram @makmintenreal ini memang sering membagikan tutorial memasak khas Nusantara. Kontennya sering menarik perhatian karena mengusung tema seperti kehidupan sehari-hari, tradisional, dan lainnya.

(yms/adr)