Geram Dibombardir Ujaran Kebencian, Dicky Difie Seret Netizen Penghina ke Jalur Hukum
Baca Juga: Bulan Ramadhan Isi Program, Dicky Difie Banyak Habiskan Waktu di Lokasi Syuting
Serangan verbal yang dialamatkan kepadanya dinilai sudah melampaui batas kewajaran. Tak hanya olokan bernada merendahkan fisik, Dicky mengaku kerap menerima pesan langsung (Direct Message/DM) maupun komentar berbau ejekan ekstrem, termasuk ucapan bermuatan gestur meludah.
"Teman-teman, baik yang komen ke aku, baik yang DM, DM-nya sekadar ngeludah cuih gitu, atau sekedar ngatain monyet," ujar Dicky menegaskan kekesalannya.
Awalnya, pria yang dikenal dengan persona komedinya yang kocak dan terkesan santai ini memilih bersikap acuh. Namun, gelombang pesan negatif yang datang terus-menerus membuatnya terpaksa mengambil tindakan tegas demi memberikan efek jera.
"Aku pribadi awal-awal kalau cuma satu dua enggak apa-apa, tapi lama-lama makin banyak," ungkapnya.
Langkah hukum kini menjadi harga mati bagi komika berusia 38 tahun tersebut. Dicky menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam dan siap berhadapan langsung dengan para pemilik akun yang mengirimkan ujaran kebencian di ruang sidang.
"Aku yakin dan aku jamin, aku jamin teman-teman yang DM seperti itu, kita pasti benturan di pengadilan. Pasti, yakin, yakin. Aku yakinkan 100 persen," tegas Dicky.
Guna melacak keberadaan pelaku, Dicky mengaku sedang melakukan digital tracing untuk mengantongi identitas serta domisili para pemilik akun beserta keluarganya.
Ia bahkan mematok tenggat waktu khusus selama tiga hari untuk menuntaskan proses pencarian informasi tersebut.
Baca Juga: Momen Ngabuburit Dicky Difie, Diomeli Ibunda Karena Pulang Lewat Jam Berbuka
Berdasarkan penelusuran awal, ia membeberkan bahwa sebagian besar akun yang melemparkan makian tersebut berdomisili di luar kawasan Jakarta.
"Kasih waktu aku 3 hari buat ngetracing keluarga kamu di mana ya. Aku sudah dapat kalian teman-teman dari daerah ya, rata-rata itu semua dari daerah. Jarang yang dari Jakarta, jarang," jelasnya.
Dicky juga menyayangkan kontrasnya etika sejumlah oknum warganet yang dinilainya berbanding terbalik antara penampilan luar dan perilaku di jagat maya.
"Setelah yang ngatain aku monyet, 'monyet lu,' atau sekadar pakai hijab tapi ngeludahin, cuih gitu. Pasti aku tracing dan aku yakinkan kita benturan di pengadilan. Yakin," ucap Dicky.