Gubernur Papua minta BUMD jadi penggerak ekonomi daerah
Gubernur Papua minta BUMD jadi penggerak ekonomi daerah
Senin, 21 September 2026 12:23 WIB
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat melantik pengurus Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (19/9) (ANTARA/HO- Pemprov Papua)
Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mampu menjadi penggerak perekonomian daerah dengan mengoptimalkan aset, memperkuat tata kelola, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pada Sabtu (19/9) kami telah melakukan pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT Irian Bhakti Papua yang baru," katanya di Jayapura, Minggu.
Menurut Fakhiri, kepengurusan baru PT Irian Bhakti Papua memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola perusahaan, aset, dan kepercayaan Pemerintah Provinsi Papua agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah.
"PT Irian Bhakti Papua memiliki modal strategis untuk berkembang karena didukung sejarah panjang, aset, serta jaringan cabang yang tersebar di sejumlah wilayah Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan karena itu meminta pengurus baru memperkuat tata kelola perusahaan dengan menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam setiap pengambilan keputusan.
"Selain itu, aset dan jaringan perusahaan diminta tidak hanya dipandang sebagai warisan, tetapi dimanfaatkan secara produktif untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah,"katanya.
Dia menambahkan oleh karena itu PT Irian Bhakti Papua harus mampu memperkuat sektor-sektor unggulan Papua, memperkuat distribusi kebutuhan pokok hingga ke kampung-kampung, serta memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah.
"Saya juga meminta perusahaan berani melakukan diversifikasi usaha, membangun kemitraan strategis, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,"ujarnya.
Dia menjelaskan selain itu di sisi sumber daya manusia pihaknya mendorong peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal dan Orang Asli Papua melalui pelatihan, magang, serta jenjang karier yang jelas.
"Kepengurusan baru segera bekerja, memperkuat seluruh cabang, membangun soliditas, dan menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat," katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026