peezycoineth.vip

Harga telur Gorontalo turun permintaan pangan tetap terjaga - ANTARA News Gorontalo

2026-09-22 05:49

Gorontalo (ANTARA) - Harga telur ayam di Gorontalo turun menjadi sekitar Rp53 ribu per rak dari sebelumnya Rp56 ribu, namun permintaan di tingkat pedagang masih terjaga seiring telur tetap menjadi salah satu pilihan sumber protein masyarakat.

Pedagang telur di Gorontalo Putri Hasan di Gorontalo, Senin, mengatakan perubahan harga telur mengikuti kondisi permintaan dan kebutuhan masyarakat yang dapat berubah dari satu periode ke periode berikutnya.

"Harga telur dari Rp56 ribu sekarang turun Rp53 ribu. Menurutnya dipengaruhi oleh pasaran yang turun karena sudah selesai acara tradisi keagamaan Gorontalo yaitu walimah yang menggunakan telur sebagai bahan utama," kata Putri.

Menurut dia, penurunan harga tersebut tidak banyak memengaruhi penjualannya karena sebagian besar pasokan yang diperdagangkan disalurkan kepada pelanggan tetap yang membeli telur untuk dijual kembali.

"Penjualan saya tidak terpengaruh ketika harga turun karena saya menjual telur saya lebih banyak menyuplai ke pelanggan tetap yang mengambil untuk dijual kembali," ujarnya.

Putri mengatakan permintaan dari pelanggan tetap masih relatif stabil hingga tinggi. Menurut pengamatannya, telur menjadi salah satu pilihan masyarakat ketika kebutuhan lauk seperti ikan dan daging mengalami perubahan harga.

"Karena musim kemarau seperti ini justru pelanggan tetap kami yang menjual kembali telur yang ia beli di kami itu permintaan cukup stabil ke tinggi karena orang-orang banyak beralih ke telur ketika pilihan lauk seperti ikan dan daging meningkat," katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat perdagangan telur tetap berjalan meskipun harga di tingkat pedagang mengalami penurunan.

Putri memperkirakan permintaan telur dapat kembali meningkat menjelang akhir tahun dan periode Lebaran, terutama karena kebutuhan masyarakat untuk membuat kue biasanya bertambah.

Ia mengatakan harga telur biasanya dapat bertahan relatif stabil selama satu bulan, namun dapat berubah pada bulan berikutnya mengikuti kondisi pasaran dan kebutuhan masyarakat.

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.