peezycoineth.vip

Hari Mangrove Sedunia 2026, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal Tanam 24 Mangrove Pulihkan Ekosistem Pesisir

2026-07-26 08:39

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:39 WIB

VIVA – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang diperingati setiap tanggal 26 Juli, BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui penanaman 24.000 pohon mangrove.  

Baca Juga

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan pesisir Dusun Sompek, Desa Tanjungpakis, Kec. Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat dan melibatkan kelompok tani setempat, yaitu Kelompok Tani dan Nelayan Cemara Laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini bertujuan memulihkan kawasan pesisir yang mengalami abrasi serta membangun benteng alami guna mencegah erosi, gelombang pasang, dan intrusi air laut, mengoptimalkan fungsi mangrove sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) yang efektif guna mendukung target iklim nasional dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga serta meningkatkan keberlanjutan mata pencaharian nelayan dan petambak lokal melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan.

Sebagai informasi, penanaman mangrove di kawasan pesisir Karawang merupakan bagian dari program BRI Menanam – Grow & Green dari BRI Peduli dimana hingga saat ini tercatat sebanyak 99.500 pohon mangrove dan cemara laut telah ditanam di wilayah Muara Gembong, Tuban, Rote Ndao dan ⁠Tanjung Pakis Karawang. 

Baca Juga

Secara keseluruhan, program ini memberi dampak pada potensi penurunan emisi karbon sebesar 55.84 Ton/ 55.84661 kg sekaligus mempertegas komitmen BRI dalam menerapkan prinsip ESG sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan ekosistem pesisir Indonesia.

Ketua Kelompok Tani Cemara Laut Karawang Atam mengungkapkan, kolaborasi dengan BRI memperkuat semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir secara gotong royong. Melalui program BRI Peduli - Grow & Green, kelompoknya tidak hanya memperoleh dukungan dalam kegiatan penanaman mangrove, tetapi juga semakin termotivasi untuk terus merawat mangrove yang telah ditanam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Atam, mangrove bukan sekadar tanaman yang tumbuh di tepi pantai. Keberadaannya menjadi pelindung alami yang mampu mengurangi abrasi, meredam gelombang laut, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota pesisir yang mendukung kehidupan masyarakat nelayan.

"Saya tinggal di sini sudah cukup lama. Dahulu ombaknya masih terasa kecil. Semakin ke sini, semakin dekat dan semakin besar. Jadi bagi kami mangrove itu penting karena mencegah abrasi di sepanjang pesisir pantai, meredam gelombang laut, dan menjaga biota laut," ungkap Atam.

Halaman Selanjutnya

Atam juga menambahkan, BRI Peduli "Grow & Green" bukan hanya menjadi program penanaman mangrove, tetapi juga menjadi penguat semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Kolaborasi ini diharapkan terus menghadirkan manfaat bagi ekosistem mangrove, melindungi kawasan pantai dari abrasi, serta mewariskan lingkungan yang lebih hijau dan lestari bagi generasi mendatang.