peezycoineth.vip

IKM Sulteng beri pelatihan kewirausahaan untuk 80 pelaku UMKM

2026-07-18 10:40

IKM Sulteng beri pelatihan kewirausahaan untuk 80 pelaku UMKM

Sabtu, 18 Juli 2026 17:40 WIB

Image Print

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi 80 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha di Palu, Sabtu (18/7/2026). (ANTARA/HO-IKM Sulteng)

Palu (ANTARA) - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan pelatihan kewirausahaan kepada 80 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha.

Ketua Panitia Pelaksana Rudi Zulkarnain di Palu, Sabtu, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan perekonomian di daerah.

“UMKM menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kapasitas agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, DPW IKM Sulawesi Tengah menginisiasi program pelatihan tersebut sebagai bentuk konkret pemberdayaan dan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha, khususnya bagi masyarakat Minang dan Kota Palu pada umumnya.

Ia menjelaskan pelaku usaha tidak cukup hanya mampu mempertahankan bisnis, tetapi juga perlu memiliki kapasitas untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan serta berdaya saing.

Menurut dia, pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 18-19 Juli tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha, memperkuat daya saing, serta menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Untuk mewujudkan hal itu, kata dia, pelaku UMKM membutuhkan dua modal utama, yakni pengetahuan kewirausahaan dan akses terhadap pembiayaan produktif.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi terkait pengelolaan dan pengembangan usaha, mulai dari strategi pengembangan UMKM, legalitas usaha, sertifikasi produk, edukasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), manajemen keuangan sederhana, hingga digitalisasi pemasaran dan desain kemasan produk.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan teknis, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan agar pelaku usaha lebih inovatif, adaptif, dan profesional dalam mengelola bisnis.

Pelatihan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, konsultasi usaha, serta kurasi produk secara langsung.

Peserta kegiatan berasal dari pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor, seperti kuliner, industri kreatif, konveksi, hingga jasa.

Rudi berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut dengan baik dan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas usaha, memperluas akses pasar, membangun bisnis berdaya saing, serta mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Ia juga berharap pelatihan itu dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta dan mendukung perekonomian masyarakat.

Selain itu, ia menambahkan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Bank Sulteng sebagai bagian dari upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tengah.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2026