peezycoineth.vip

Imigran klaim Otoritas Maroko bantu penyeberangan ribuan orang ke Ceuta Spanyol

2026-08-01 03:51

Imigran klaim Otoritas Maroko bantu penyeberangan ribuan orang ke Ceuta Spanyol

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:51 WIB

Image Print

Warga Maroko berdiri di atas bebatuan di depan legiun Spanyol di pantai El Tarajal, dekat pagar perbatasan Spanyol-Maroko, setelah ribuan migran berenang melintasi perbatasan tesebut di Ceuta, Spanyol, (18/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS / Jon Nazca/aww.

Moscow (ANTARA) - Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan, menurut laporan The New York Times, Jumat.

Adapun sebelumnya, laporan Cadena SER menyebutkan pihak kepolisian Maroko menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para imigran yang berupaya masuk ke Ceuta.

"Mereka membuka perbatasan dan membolehkan semuanya lewat begitu saja," kata Ajoub El-Arrot, seorang imigran, saat membicarakan otoritas Maroko, dikutip oleh The New York Times.

Seorang migran lain, Youssef Alaoui, mengatakan bahwa saat rombongannya mendekat Ceuta, personel kepolisian Maroko diduga mengarahkan mereka ke jalan yang benar, lantas berkata "Pergi ke sana, pergi ke sana."

Warga Maroko berdiri diatas bebatuan di pinggir pantai El Tarajal, dekat pagar perbatasan Spanyol-Maroko, setelah ribuan imigran berenang menyeberang perbatasan tersebut pada hari Senin kemarin, di Ceuta, Spanyol, Selasa (18/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Jon Nazca/FOC/djo

Mohammed Ahmidho, kepada The New York Times, menyebut dirinya mengetahui serbuan imigran ke Ceuta dari media sosial.

Ia juga mengeklaim bahwa saat ia mendekati perbatasan Spanyol, petugas penegak hukum Maroko diduga mengatakan padanya untuk "datang ke Spanyol."

Akan tetapi, Ahmidho memutuskan kembali ke Maroko karena ia tidak berhasil mendapat makanan, air, atau tempat tinggal di Ceuta, menurut laporan itu.

Pada Kamis, ribuan pemuda Maroko berkumpul di perbatasan antara Maroko dan Ceuta, dengan ratusan dari mereka berhasil masuk ke wilayah Spanyol itu.

Pada Jumat, wali kota Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan ada 60.000 orang yang masuk ke Ceuta dari Maroko dalam sehari.

Sekurangnya 57 imigran tewas saat berupaya memasuki wilayah Spanyol tersebut. Sementara, sekitar 48.300 orang lainnya sudah kembali ke Maroko, menurut laporan media.

Sumber: Sputnik

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026