Indonesia Bawa Pulang 2 Emas dari World Climbing Series Guiyang 2026
Kamis, 17 September 2026 - 18:55 WIB
VIVA – Tim panjat tebing Indonesia membawa pulang dua medali emas dari World Climbing Series Guiyang 2026. Dua gelar juara tersebut diraih dari nomor Men's Speed dan Speed Mixed Relay di Guiyang, Tiongkok, Sabtu, 12 September 2026.
Baca Juga
Emas pertama disumbangkan Antasyafi Robby Al Hilmi. Turun di nomor Men's Speed, Robby tampil sebagai yang tercepat sekaligus mengantarkan Indonesia berdiri di podium tertinggi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prestasi tersebut kemudian dilengkapi pasangan Raharjati Nursamsa dan Rajiah Sallsabillah dari nomor Speed Mixed Relay.
Baca Juga
Raharjati yang menjadi pemanjat pertama mampu memberikan keunggulan bagi Indonesia. Rajiah kemudian menyelesaikan giliran terakhir dengan catatan waktu yang membawa pasangan Merah Putih menjadi juara.
Indonesia mencatat waktu 11,35 detik. Catatan tersebut cukup jauh dari wakil tuan rumah Tiongkok yang finis di posisi kedua dengan waktu 14,85 detik.
Baca Juga
Sebelumnya, Rajiah juga berpasangan dengan Raharjati Nursamsa pada ajang di Krakow. Namun, pasangan Indonesia tersebut belum berhasil meraih podium.
Hasil di Guiyang sekaligus menjadi bukti bahwa kerja yang dilakukan dalam latihan mulai memberikan hasil di arena pertandingan. Rajiah mengaku fokus meningkatkan kemampuan diri setelah kegagalan meraih podium di Krakow.
"Saya hanya berusaha membuat diri saya lebih baik, dan sekarang saya berada di podium tertinggi," kata Rajiah dalam keterangan yang dikutip Kemenpora, Kamis 17 September 2026.
Kepala Pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, turut mengapresiasi performa para atlet. Menurutnya, pencapaian dua emas tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan federasi.
Galar juga menilai konsistensi menjadi salah satu faktor penting di balik hasil yang diraih Indonesia di Guiyang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Keberhasilan ini berkat konsistensi para atlet dalam berlatih," tutur Galar.
Dua medali emas tersebut menjadi tambahan penting bagi tim panjat tebing Indonesia dalam rangkaian kompetisi internasional musim 2026. Hasil di Guiyang juga memperlihatkan kemampuan atlet Indonesia bersaing di nomor speed, baik secara individu maupun dalam format estafet campuran.
Belum Puas dengan Emas Olimpiade, Veddriq Leonardo Bidik Medali Tertinggi di Asian Games 2026
Veddriq Leonardo membidik emas speed perorangan Asian Games 2026 di Jepang. Juara Olimpiade Paris 2024 itu belum puas dan siap mengejar prestasi terbaik.
VIVA.co.id
31 Agustus 2026