Instagram hadirkan notifikasi khusus ortu, bantu jaga mental remaja - ANTARA News Jawa Timur
Jakarta (ANTARA) - Instagram mulai menghadirkan fitur notifikasi khusus orang tua di Indonesia untuk membantu menjaga kondisi kesehatan mental remaja apabila sang buah hati terindikasi mencari konten yang berkaitan dengan tindakan menyakiti diri sendiri.
Fitur ini adalah bagian dari layanan pengawasan yang disediakan Meta untuk akun remaja di Instagram.
"Instagram akan mulai memberi tahu orang tua yang mengaktifkan fitur pengawasan di Indonesia jika remaja mencoba mencari istilah terkiat bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri secara berulang kali dalam waktu singkat," demikian pernyataan Meta yang diterima, Jumat.
Kemunculan notifikasi untuk orang tua di Instagram tersebut, dikembangkan Meta bersama dengan para ahli dari Suicide and Self-Harm Advisory Group.
Notifikasi ini akan muncul mengikuti ambang batas yang ditetapkan Instagram berupa beberapa kali pencarian dalam waktu singkat dengan tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian.
Instagram menjelaskan notifikasi ini bekerja berdasarkan aktivitas pencarian remaja dari orang tua yang mengaktifkan fitur pengawasan.
Akitivitas pencarian remaja yang dimaksud mencakup pencarian kata-kata yang dapat mendorong orang untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Notifikasi ini tidak hanya dikirimkan melalui aplikasi saja tapi juga melalui email, SMS, dan WhatsApp mengikuti informasi kontak yang tersedia.
Saat notifikasi dibuka, orang tua akan melihat pesan dalam tampilan penuh. Pesan ini menjelaskan bahwa remaja mereka telah beberapa kali mencoba mencari istilah terkait bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri di Instagram dalam waktu singkat.
Orang tua juga dapat mengakses panduan dari para ahli yang disediakan Meta untuk membantu mereka memulai percakapan yang sensitif tersebut dengan remaja mereka.
"Kami ingin membantu orang tua mengambil langkah yang tepat ketika aktivitas pencarian remaja mereka mengindikasikan perlunya dukungan. Kami juga ingin menghindari pengiriman notifikasi yang tidak perlu, agar pesan yang dikirimkan tetap efektif dan bermanfaat," demikian bunyi pesan Instagram.
Instagram menyatakan sebenarnya platformnya memiliki kebijakan ketat yang melarang konten mempromosikan tindakan menyakiti diri sendiri, namun memang masih diperbolehkan adanya konten tentang pengalaman pribadi untuk mengatasi persoalan tersebut.
Bagi akun remaja, harusnya konten tersebut tidak akan muncul bahkan jika akun remaja itu mengikuti seseorang yang membagikan pengalaman tersebut.
Namun hadirnya notifikasi tersebut menjadi salah satu langkah agar tetap memproteksi remaja jika sewaktu-waktu terdapat pencarian mengenai tindakan mengakhiri hidupnya.
Pewarta: Livia Kristianti
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.