peezycoineth.vip

ITS hibahkan GPS bawah laut kepada Pemkab Klungkung - ANTARA News Bali

2026-07-24 08:35

Denpasar (ANTARA) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menghibahkan perangkat lunak berupa instrumen pemetaan (GPS) bawah laut kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk membantu menjaga kelestarian terumbu karang Pulau Nusa Penida.

“Keselamatan pelayaran kapal dan keamanan industri maritim tidak hanya berdampak pada keselamatan manusia, tapi juga mempengaruhi lingkungan laut, ekonomi, nelayan dan industri berbasis maritim,” kata Rektor ITS Prof Bambang Pramujati di sela Konferensi Internasional Keselamatan Maritim (Mastic) di Kuta, Kabupaten Badung, Jumat.

Perangkat lunak sistem identifikasi otomatis (AIS) itu diserahkan oleh Dekan Fakultas Teknologi Kelautan Setyo Nugroho kepada Bupati Klungkung I Made Satria.

Bupati Klungkung menilai hibah teknologi itu menjadi kontribusi akademisi dalam mendukung kelestarian ekosistem laut dan pembangunan daerah.

“Peralatan ini akan sangat membantu dalam menjaga lingkungan laut, karena daerah kami terdiri dari kepulauan,” ucap Made Satria.

Sementara itu, Dosen Teknik Sistem Perkapalan ITS Prof Dr Ketut Buda Artana menjelaskan peralatan tersebut dapat digunakan sebagai instrumen untuk melakukan pengawasan keselamatan kapal, perlindungan terumbu karang, lingkungan laut, serta perlindungan instalasi di laut.

Perangkat lunak itu, imbuh dia, juga bisa mengukur emisi karbon yang penting untuk menjaga lingkungan.

Ia mengharapkan peralatan tersebut juga dapat menjadi wadah kerja sama riset berbasis data AIS.

"Software tersebut bisa merekam kondisi bawah laut. Sehingga kapal-kapal tidak sembarangan melempar jangkarnya karena semua yang di laut terekam,” katanya.

Adapun perairan Nusa Penida merupakan rumah koral, ikan mola-mola, manta, pari yang rentan terhadap pencemaran laut.

Selama ini, perairan itu kerap dilewati banyak kapal, baik lokal maupun internasional, baik untuk kebutuhan perikanan maupun pariwisata.

Selain kepada Pemkab Klungkung, hibah yang sama juga diberikan kepada Universitas Pattimura, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, serta Universitas Borneo Tarakan.

Sementara itu, Mastic adalah konferensi internasional bidang keselamatan maritim yang diinisiasi oleh Laboratorium Keandalan dan Keselamatan Kapal bekerja sama dengan Pusat Unggulan Iptek Keselamatan Kapal dan Instalasi Laut ITS.

Konferensi itu juga menjadi ajang diskusi dan diseminasi hasil-hasil riset bidang maritim, khususnya teknologi yang dapat menunjang keselamatan maritim dan berbagai strategi dalam menjaga lingkungan.

Pewarta: Redaksi
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.