Jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean terbakar
Jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean terbakar
Rabu, 23 September 2026 17:52 WIB
Arsip - Gunung Rinjani dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Nur Imansyah.
Mataram (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan melanda jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Berdasarkan data BPBD NTB, kebakaran hutan dan lahan yang melanda jalur pendakian Gunung Rinjani via Torean di Kabupaten Lombok Utara ini terjadi sekitar pukul 18.50 Wita, Selasa (22/9) kemarin.
"Lokasi kejadian berada Bukit Setampol, Resor Torean Kabupaten Lombok Utara," ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin melalui keterangannya diterima di Mataram, Rabu.
Ia menyebutkan luas lahan yang terbakar mencapai 127 hektare, didominasi rumput ilalang.
"Untuk penyebab kejadian masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
Menurut dia, pihaknya BPBD sudah berkoordinasi dengan TNGR dan BPBD Kabupaten Lombok Utara terkait dampak dan upaya yang dilakukan. Bahkan, pihaknya sudah koordinasi bersama TNI/Polri dan pemangku kepentingan terkait.
Untuk proses pemadaman awal dan pengendalian kebakaran dengan melibatkan Manggala Agni serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Termasuk melakukan pemantauan perkembangan penanganan kebakaran dan evaluasi kondisi di lokasi.
"Kondisi saat ini hingga pukul 16.50 Wita jumlah titik yang terbakar tinggal satu titik dengan luasan sekitar 127 hektare. Lokasi yang berada cukup jauh (6 jam perjalanan) dan berada di tebing, cuaca berkabut dan angin," terang Sadimin.
Penambahan personil pemadaman menuju lokasi besok sebanyak 4 orang dari Balai Dalkarhut, 3 MPA, 2 Manggala Agni, 2 petugas TNGR.
Untuk mengantisipasi kebakaran, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau dengan tidak membakar hutan dan lahan untuk membuka kebun atau membersihkan lahan.
Selain itu, tidak membuang puntung rokok atau benda yang dapat memicu api secara sembarangan. Kemudian, pastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran serta hindari kegiatan yang dapat menimbulkan api di kawasan hutan dan lahan yang kering.
"Bagi pendaki yang sedang beraktivitas dan memilih Torean sebagai pintu keluar, pengalihan dapat dilakukan melalui Jalur Sembalun atau Senaru sesuai arahan petugas Balai TN Gunung Rinjani," katanya.
Pewarta: Nur Imansyah
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026