peezycoineth.vip

Jangan Sering Dimakan, 7 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

2026-08-09 17:00

World Stroke Organization (WSO) menyebut hampir 90 persen kasus stroke dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko.

Beberapa di antaranya adalah tekanan darah tinggi, kolesterol, kurang aktivitas fisik, dan pola makan tidak sehat.

Sejumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari dapat memperburuk faktor-faktor risiko tersebut, terutama jika dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka panjang.

Berikut tujuh jenis makanan yang sebaiknya dibatasi untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko stroke:

1. Makanan Tinggi Garam

Asupan natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terbesar stroke.

Mi instan, ikan asin, makanan ringan gurih, makanan cepat saji, serta sejumlah makanan kemasan umumnya mengandung natrium cukup tinggi.

Untuk mengurangi konsumsi garam, gunakan rempah dan bumbu alami sebagai penambah rasa.

2. Gorengan

Gorengan yang dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan asupan lemak dan kalori. Terlebih jika makanan digoreng menggunakan minyak yang dipakai berulang kali.

Sebagai alternatif, makanan dapat diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau ditumis menggunakan minyak dalam jumlah terbatas.

3. Daging Olahan

Sosis, nugget, kornet, daging asap, dan produk sejenis umumnya mengandung garam serta lemak dalam jumlah cukup tinggi.

Konsumsi daging olahan secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap pola makan yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Daging segar yang diolah sendiri dapat menjadi pilihan karena jumlah garam dan lemak lebih mudah dikontrol.

4. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Konsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme yang berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Teh manis, minuman bersoda, minuman kopi siap minum, serta makanan dan minuman kemasan menjadi beberapa sumber gula tambahan yang perlu dibatasi.

5. Makanan Cepat Saji

Burger, pizza, ayam goreng tepung, dan kentang goreng umumnya tinggi kalori, natrium, serta lemak, tetapi relatif rendah serat.

Jika dikonsumsi terlalu sering, pola makan tersebut dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan berat badan berlebih. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, dan makanan minim proses sebagai gantinya.

Baca Juga: Tebang 10 Pohon untuk Videotron, Bos Padel di Bandung Kena Denda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 Pohon