peezycoineth.vip

Javier Bardem Minta Pink Dicopot dari Duta UNICEF, Buntut Macklemore-Palestina

2026-09-22 11:30

Jakarta -

Javier Bardem ingin penyanyi Pink dicopot dari posisinya sebagai Duta UNICEF. Aktor 57 tahun ini diketahui ikut mendukung petisi yang meminta pelantun lagu 'Just Give Me A Reason' itu segera mundur terkait pernyataannya tentang kontroversi rapper Macklemore yang mendukung Palestina.

Javier membagikan sejumlah unggahan terkait petisi tersebut di Instagram Stories dan mengajak pengikutnya untuk memberikan dukungan. Bintang film 'No Country for Old Men' ini mengunggahnya pada Senin (21/9).

Petisi yang dibuat di Change.org itu muncul setelah Pink menuai kritik terkait komentarnya mengenai rapper Macklemore dan pesan 'Free Palestine' yang disampaikannya saat menjadi penampil pembuka dalam tur konser Ed Sheeran. Petisi tersebut secara khusus menyoroti pernyataan Pink dan mempertanyakan perannya dengan peran sebagai Duta UNICEF.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pernyataan terbaru Pink bukan sekadar disayangkan, tetapi juga tidak sejalan dengan peran sebagai Duta UNICEF-seseorang yang diharapkan mengedepankan perdamaian, pemahaman, dan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan pribadi," demikian bunyi petisi tersebut, seperti dilansir Just Jared.

"UNICEF punya misi untuk melindungi hak dan martabat semua anak, terlepas dari afiliasi politik maupun batas wilayah. Kami mengandalkan para duta untuk menjadi pembawa nilai-nilai tersebut, mendorong dialog yang inklusif dan dukungan yang bermakna," lanjutnya.

Petisi itu kemudian meminta UNICEF mengambil tindakan tegas dan mencopot Pink dari posisi sebagai duta. Menurut pembuat petisi, langkah tersebut akan menegaskan kembali komitmen UNICEF terhadap sikap tidak memihak serta kepedulian terhadap semua anak, terlepas dari kewarganegaraan maupun latar belakang mereka.

Pernyataan Pink tentang kontroversi Macklemore dan Palestina.Pernyataan Pink tentang kontroversi Macklemore dan Palestina. Foto: Instagram/@pink

Saat artikel ini ditulis, petisi tersebut telah mengumpulkan 161.120 tanda tangan terverifikasi dan masih terbuka untuk publik. Jumlahnya kemudian terus bertambah. Saat dicek, halaman Change.org menampilkan lebih dari 162 ribu tanda tangan.

Kontroversi ini bermula setelah Pink mengritik pesan 'Free Palestine' oleh rapper Macklemore. Setelah menuai banyak kritik, Pink kemudian membagikan sejumlah meme di media sosial, salah satunya dengan tulisan, "Disukai semua orang adalah pekerjaan seorang badut."

Melalui pernyataan tertulis yang cukup panjang di media sosial, Pink menyampaikan klarifikasi sekaligus membela diri atas tuduhan yang diarahkan kepadanya.

"Sebuah unggahan ulang bukanlah bentuk pernyataan resmi, dan sebuah meme bukanlah bukti keteguhan sikap," tulis Pink saat mengakui bahwa langkah awalnya merespons kritikan netizen dengan humor dan meme sarkastik adalah sebuah kekeliruan.

P!nk menegaskan sebagai seorang wanita Yahudi, tindakan dan pandangannya murni didasari oleh rasa cemas sebagai seorang ibu, bukan karena ia mendukung kebijakan politik tertentu.

"Saya tidak mewakili pemerintah Israel. Saya percaya Hamas adalah organisasi teroris, tetapi saya juga percaya bahwa rakyat Palestina berhak atas masa depan yang aman, damai, dan bermartabat," tegasnya.

(hst/hst)