peezycoineth.vip

Jelang Porprovsu 2026, KONI Sumut intensif pembinaan atlet - ANTARA News Sumatera Utara

2026-08-01 16:03

Medan (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan Intensif (PPI) menjelang Pekan Olahraga Provinsi Sumut (Porprovsu) 2026.

"Porprovsu dijadwalkan berlangsung November mendatang menjadi salah satu agenda olahraga terbesar satu periode kepengurusan KONI Sumut," ucap Ketua KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7).

Menurutnya, Porprovsu akan mempertandingkan 28 cabang olahraga (cabor), dan sesuai hasil rapat kerja KONI Sumut di Desember 2025, telah menetapkan salah satu syarat utama cabor.

Yakni cabor yang dipertandingkan dalam Porprovsu adalah memiliki sedikitnya 50 persen ditambah satu pengurus cabang (pengcab) dari seluruh kabupaten/kota di Sumut atau minimal 17 pengcab/pengkot.

KONI kabupaten/kota di Sumatera Utara juga didorong berpartisipasi dalam Porprovsu 2026. Hingga kini, KONI Sumut telah melantik 16 KONI kabupaten/kota, termasuk Nias Utara dan Nias Barat.

"Kita fokus juga ke kabupaten Nias, karena kita ingin menjemput atlet sekecil apapun potensinya bisa ikut Porprovsu ini. Di Nias kami juga melaksanakan PPI, ada atlet namanya Kevin berhasil meraih perak di ajang SEA Games," jelas Hatunggal.

Ia juga mengatakan, Program Pembinaan Intensif ini menjadi bagian persiapan Sumut mempertahankan prestasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB 2028.

Di tahap awal ini, PPI melibatkan 131 atlet dari 18 cabor perorangan. Pembinaan dilakukan sejak dini untuk menjaga atlet potensial Sumut agar tetap membela daerahnya.

Karena itu, pihaknya menargetkan prestasi atlet tidak jauh dari capaian Sumut pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

"Target prestasi atlet tentu tidak jauh dari prestasi yang telah kita raih pada penyelenggaraan PON XXI,” ujar Hatunggal.

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.