peezycoineth.vip

Jurnalis hilang, Basarnas fokuskan pencarian di perairan selatan GAK

2026-09-13 04:27

Jurnalis hilang, Basarnas fokuskan pencarian di perairan selatan GAK

Minggu, 13 September 2026 11:27 WIB

Image Print

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto menyampaikan pernyataan dalam Operasi SAR di Pandeglang, Banten, Minggu (13/9/2026). ANTARA/ZUBI MAHROFI

Pandeglang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian kapal cepat Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada hari keenam operasi di Sektor X, wilayah perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto di Pandeglang, Banten, Minggu, mengatakan sebanyak delapan kapal dikerahkan untuk melakukan penyisiran di Sektor X dengan luas area pencarian sekitar 681 nautical mile (NM) persegi.

"Untuk hari keenam ini kita fokuskan di Sektor X. Karena dari pelaksanaan operasi SAR sebelumnya terdapat beberapa temuan yang menjadi pertimbangan untuk pelaksanaan operasi SAR hari ini," kata Rizky.

Ia menyampaikan, terdapat delapan kapal yang melakukan pencarian di Sektor X terdiri atas KN SAR Tetuka, RBB Pecang, RIB 02 Basarnas Banten, RIB 02 Basarnas Lampung, KP 2016, KP 2013, KM Garuda, dan KM Bima.

"Untuk Sektor X kita kerahkan delapan kapal untuk melakukan penyisiran secara optimal," ucapnya.

Rizky menjelaskan area pencarian pada hari keenam secara keseluruhan mencapai 6.024 NM persegi yang dibagi menjadi enam sektor, yakni lima sektor pencarian melalui jalur laut dan satu sektor udara.

Dalam operasi pencarian hari keenam, total unsur yang dikerahkan mencapai 15 kapal dan satu helikopter dengan dukungan sekitar 300 personel gabungan.

Sementara itu, selapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.

Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Sebelumnya, Tim SAR menemukan empat benda berupa jeriken, helm, dan dua jaket saat melakukan pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada hari kelima operasi SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan benda-benda tersebut ditemukan KN SAR Tetuka dalam penyisiran selama sekitar 10 jam di perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau.

"Pada pukul 10.05 WIB, KN SAR Tetuka menemukan jerigen minyak berwarna biru," kata Al Amrad di Pandeglang, Sabtu malam.

Setelah menemukan jeriken tersebut, tim melanjutkan pemantauan dan penyisiran di sekitar wilayah pencarian.

Pada pukul 12.33 WIB, tim kembali menemukan helm berwarna merah.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sore hari dan pada pukul 17.10 WIB tim menemukan jaket pelampung berwarna oranye.

"Dan pada pukul 18.09 WIB, kembali ditemukan jaket berwarna oranye," kata Al Amrad.

Basarnas belum memastikan apakah benda-benda yang ditemukan tersebut berkaitan dengan kapal cepat yang membawa lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak sejak Senin (7/9).

Al Amrad mengatakan temuan tersebut akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi Tim SAR Gabungan dalam menentukan langkah pencarian berikutnya.

"Kami akan mengevaluasi hasil pencarian hari ini, temuan akan menjadi dasar untuk melakukan perluasan pencarian," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas fokuskan pencarian jurnalis di perairan selatan GAK

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.