peezycoineth.vip

Kalapas Panyabungan tegaskan pengawasan berlapis, bantah tudingan kelalaian sistemik - ANTARA News Sumatera Utara

2026-07-11 05:45

Madina (ANTARA) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Bahtiar Sitepu, menegaskan bahwa sistem pengamanan dan pengawasan di dalam lapas berjalan secara berlapis serta terus diperkuat, sekaligus membantah tudingan adanya kelalaian sistemik yang beredar di masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul sorotan sejumlah masyarakat terkait dugaan praktik penipuan daring dan peredaran narkotika di dalam lapas.

“Sejak awal menjabat pada Mei 2026, kami telah melakukan berbagai upaya konkret untuk memperketat pengawasan, mulai dari razia rutin dan insidentil hingga penguatan integritas petugas,” ujar Bahtiar di Panyabungan, Sabtu.

Ia mengatakan, setiap informasi dan aduan yang berkembang di masyarakat ditindaklanjuti sesuai prosedur, termasuk melalui langkah deteksi dini dan penguatan pengawasan internal.

Terkait beredarnya video viral dugaan penipuan daring yang melibatkan oknum warga binaan pada periode Januari hingga April 2026, pihak lapas telah melakukan klarifikasi serta penindakan sesuai ketentuan, termasuk pemberian sanksi disiplin berat.

“Setiap pelanggaran merupakan tindakan oknum dan tidak mencerminkan kondisi sistem secara keseluruhan. Kami tidak mentolerir praktik ilegal dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Bahtiar menjelaskan, razia dilakukan secara berkala di blok hunian dengan penggeledahan menyeluruh guna mencegah peredaran telepon genggam ilegal, narkotika, maupun barang terlarang lainnya.

Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan penggunaan Wartelsuspas (Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan) sebagai sarana komunikasi resmi yang diawasi secara ketat guna menutup celah penyalahgunaan.

Penguatan pengawasan turut dilakukan melalui sinergi dengan aparat TNI dan Polri dalam razia gabungan, serta melibatkan media massa sebagai bagian dari transparansi publik.

Kalapas menambahkan, inspeksi mendadak bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara juga telah dilakukan, termasuk penggeledahan kamar hunian dan tes urine terhadap warga binaan.

“Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika pada warga binaan yang diperiksa,” katanya.

Pihak lapas juga memastikan prosedur pemeriksaan pengunjung di pintu masuk terus diperketat sesuai standar operasional, meliputi pemeriksaan identitas dan barang bawaan.

Dalam upaya penguatan internal, Kalapas mendorong peningkatan integritas petugas melalui rapat pengamanan serta penegasan komitmen mewujudkan Zero Halinar, yakni kondisi lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Bahtiar menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik konstruktif dan pengawasan publik, sepanjang disampaikan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan pemasyarakatan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi,” ujarnya.

Pewarta: Holik
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.