peezycoineth.vip

Kaltim dorong generasi muda kembangkan wastra ke fesyen modern - ANTARA News Kalimantan Timur

2026-09-16 17:12

Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong generasi muda untuk menghidupkan kembali wastra (kain tradisional) lokal melalui inovasi desain fesyen modern agar mampu bersaing di industri kreatif global.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Provinsi Kaltim Warsito di Samarinda, Rabu, mengatakan bahwa langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pelatihan intensif di Galeri Etham Nusantara  Samarinda.

"Kalimantan Timur memiliki kekayaan wastra dan kerajinan yang merupakan bagian dari identitas budaya daerah. Namun, melestarikan wastra tidak cukup hanya dengan menjaga bentuk dan tradisinya. Kita harus mampu menghidupkan wastra melalui inovasi," kata Warsito saat membuka kegiatan tersebut.

Program yang diinisiasi oleh Disperindagkop Kaltim bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kaltim ini secara khusus menyasar para alumni muda (fresh graduate) dari SMK 3 Samarinda, SMK 11 Samarinda dan SMK 1 Kutai Timur.

Di bawah bimbingan perajin dan desainer lokal senior, para peserta diajarkan memadukan pengetahuan tradisi dengan gagasan fesyen modern yang segar.

Selain itu, pelaku usaha juga dilibatkan untuk memperluas jaringan bisnis dan membuka akses pasar yang lebih luas.

Warsito menuturkan wastra Kaltim dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kreatif, mulai dari busana hingga aksesori.

Dengan sentuhan desain yang sesuai dengan tren, produk tersebut berpeluang menjangkau pasar luas tanpa kehilangan karakter lokal.

Ia menilai generasi muda memiliki peran krusial dalam menentukan masa depan industri kreatif di "Benua Etam" (sebutan Kaltim).

Oleh karena itu, para lulusan sekolah vokasi ini didorong untuk tidak sekadar menjadi konsumen, melainkan bertransformasi menjadi pencipta karya dan peluang usaha baru.

Perkembangan industri fesyen yang cepat, lanjutnya, menuntut generasi muda untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana pemasaran.

"Di sinilah pentingnya kolaborasi. Sekolah menyiapkan talenta, perajin menjaga tradisi, desainer menghadirkan inovasi, sedangkan dunia usaha membuka akses pasar. Pemerintah bersama Dekranasda berkomitmen memperkuat ekosistem ini," ujar Warsito.

Melalui sinergi tersebut, Pemprov Kaltim berharap wastra daerah tidak lagi sekadar menjadi pajangan masa lalu, melainkan produk inovatif bernilai ekonomi tinggi yang adaptif terhadap zaman.

"Mari kita buktikan bahwa budaya dan kreativitas dapat berjalan bersama, tradisi dapat bertemu dengan inovasi, dan wastra Kaltim dapat menjadi bagian dari industri kreatif masa depan," tegas Warsito.

Pewarta: Arumanto
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.