peezycoineth.vip

Karhutla di Habitat Harimau Jadi Zero, Modifikasi Cuaca Jadi Kunci

2026-08-31 09:37

Pelalawan -

Kebakaran hutan dan lahan di habitat harimau Sumatera di Pelalawan, Riau kini jadi zero. Modifikasi cuaca dan hujan buatan jadi kunci karhutla bisa teratasi.

Kepala BPBD Riau Edy Afrizal mengungkap karhutla di Kecamatan Kerumutan, Pelalawan yang sudah berlangsung hampir 1 bulan itu telah teratasi. Kebakaran itu turut menghanguskan habitat harimau sumatera di Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan di Pelalawan.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membuat hujan buatan dinilai menjadi kunci untuk mengatasi karhutla di Pelalawan, Riau. Apalagi, di wilayah ini masih ada potensi terbentuknya awan hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bersyukur potensi awan hujan di Riau ini masih ada, di Kalteng di Kalbar sulit sekali, tapi kita ada potensi di tanggal 30, 31 dan tanggal 1 dan itu bisa akan meliputi seluruh Riau," kata Menhut Raja Juli Antoni bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, TA BNPB Brigjen TNI Mohammad Syech Ismed.

Sebelumnya, Kepala Badan Meteorologi Klomatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Warjono sudah menyebut adanya potensi awan hujan. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan OMC.

"Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apapun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan," ujarnya.

Menurut Menhut, hujan menjadi faktor penting dalam upaya penanganan Karhutla. Karena itu, potensi awan hujan yang tersedia perlu dimanfaatkan untuk membantu tim di lapangan memadamkan api.

"Karena kita tahu yang paling efektif untuk memadamkan karhutla ini hujan, sementara water bombing maupun pasukan darat itu adalah pilihan kedua dan ketiga," kata Menhut Raja Antoni.

Dukungan operasional agar pelaksanaan OMC tidak terkendala pun dibutuhkan, bandara-bandara di Riau pun diminta untuk tetap beroperasi saat malam hari bila awan hujan terbentuk saat malam hari.

"Artinya jangan sampai di beberapa tempat kemudian pesawat nggak bisa terbang, mohon dipastikan di Riau untuk kebutuhan OMC agar Airport kita tetap dibuka meskipun misalnya nanti sampai jam 21.00 bisa OMC," ujarnya.

Potensi awan hujan yang tersedia hingga Selasa (1/9) besok harus dimaksimalkan untuk membantu penanganan karhutla di provinsi Riau.

"Terutama tanggal 1 kita hajar habis-habisan," tutup dia.

(wsw/wsw)