peezycoineth.vip

Kata Veda soal Motor Moto3 Pakai Mesin 689 cc

2026-07-22 04:41

Jakarta -

Mulai 2028, balapan kelas Moto3 akan menggunakan mesin yang lebih besar. Begini kata rider Moto3 asal Gunungkidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama, soal motor Moto3 yang lebih besar di tahun 2028.

Yamaha resmi ditunjuk sebagai pemasok tunggal mesin dan motor Moto3 mulai musim 2028. Yamaha akan menyediakan mesin motor Moto3 yang kapasitasnya lebih besar daripada motor Moto3 sekarang.

Sejak era 125 cc berakhir, kelas Moto3 mempertandingkan motor dengan mesin 250 cc dari beberapa pabrikan. Saat ini, prototipe motor Moto3 dipasok oleh Honda dan KTM. Dua tahun lagi, kelas junior tersebut akan beralih menggunakan mesin motor Yamaha. Yamaha akan menjadi pemasok tunggal motor Moto3 sampai 2033.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kelas Moto3, nantinya Yamaha akan menyediakan platform mesin CP2. Dikutip dari Crash dan Motorcycle News, mesin CP2 Yamaha itu sekarang digunakan oleh motor Yamaha YZF-R7, MT-07, hingga XSR700 dan Tenere 700. Mesin itu berkonfigurasi dua silinder segaris dengan kapasitas 689 cc.

Menurut Veda, ini akan menjadi tantangan baru buat para pebalap Moto3. Namun, aturan baru yang akan berlaku tahun 2028 itu juga bisa memudahkan pebalap Moto3 untuk naik kelas ke Moto2.

"Bakalan perlu adaptasi untuk semua ridernya. Karena kan selama ini Moto3 motor kecil (250 cc), terus ke Moto2 langsung motor besar (pakai mesin Triumph 765 cc). Tapi itu juga mempermudah rider untuk adaptasi dari Moto3 ke Moto2. Jadi kita lihat besok," kata Veda saat berbincang dengan detikOto di Jakarta baru-baru ini.

Dikutip dari situs resmi MotoGP, tujuan peralihan ke mesin yang lebih besar untuk kelas Moto3 untuk mencapai power to weight ratio yang lebih unggul dibandingkan dengan mesin Moto3 saat ini.

CEO MotoGP Sports Entertainment Group Carlos Ezpelata mengatakan, keputusan untuk menjadikan Moto3 sebagai kejuaraan dengan mesin satu merek dari Yamaha dibuat untuk mengurangi biaya.

"Jadi, dari keputusan kami, pengalaman telah membawa kami pada pemahaman. Dan, omong-omong, ini telah dilakukan, bukan dengan keterlibatan langsung dari tim, tetapi dengan banyak masukan dari tim, dan pemahaman saat ini bahwa Moto2 dan Moto3 ada di sini, satu untuk produk fantastis di lintasan bagi kita semua. Tetapi untuk mengembangkan bakat dan jalur menuju MotoGP. Dan cara terbaik untuk melakukan itu adalah dalam lingkungan biaya yang terkendali. Satu-satunya cara nyata untuk melakukan itu adalah dengan pemasok tunggal," kata Ezpelata

(rgr/dry)