peezycoineth.vip

Kebakaran Desa Sade Musnahkan Rumah Adat, Keris hingga Naskah Kuno

2026-08-24 06:09

Jakarta -

Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu lalu membuat sejumlah warisan budaya masyarakat di sana lenyap terbakar.

Kementerian Kebudayaan mencatat kebakaran terjadi sekitar pukul 22.05 WITA itu diduga karena korsleting listrik dari jaringan kabel yang saling berdempetan. Dengan cepat api pun membesar karena bangunan di kawasan Desa Adat Sade berdiri berdekatan.

Kebakaran berdampak pada 167 aset bangunan, sebanyak 75 rumah adat dan 69 artshop atau toko kerajinan dilaporkan hangus terbakar. Selain itu, delapan lumbung alang dan 12 rumah panggung tradisional khas masyarakat Sasak turut terdampak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun, sejumlah benda pusaka dan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual juga tidak berhasil diselamatkan. Benda-benda tersebut antara lain keris, tombak, klewang, perlengkapan seni Peresean, Gendang Beleq, Gong Tua ritual, hingga naskah kuno berbahasa Sanskerta.

"Di antaranya adalah berbagai jenis keris, tombak, klewang (setiap keluarga rata-rata kehilangan 3-4 bilah keris yang tidak sempat diselamatkan), 10 set peralatan seni Peresean, delapan unit Gendang Beleq (empat unit berhasil diselamatkan), serta kemusnahan Gong Tua ritual dan naskah-naskah kuno berbahasa Sanskerta," pernyataan Kementerian Kebudayaan, seperti dikutip dari CNBC, Senin (24/8/2026).

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengatakan pemerintah memprioritaskan penyelamatan benda-benda budaya yang masih tersisa di lokasi kebakaran.

"Prioritas utama dalam fase tanggap darurat ini adalah mengamankan dan mengidentifikasi seluruh objek material yang tersisa, baik penyelamatan fisik maupun non-fisik," kata Fadli.

Penyelamatan fisik dilakukan dengan menyisir reruntuhan untuk mencari sisa kain tenun, benda pusaka seperti keris dan tombak, serta fragmen manuskrip kuno yang masih bisa diselamatkan. Pemerintah juga akan mendokumentasikan cerita rakyat, sejarah lokal, ingatan, dan pengetahuan tradisional dari para tetua adat.

Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Lombok. Desa ini telah ditetapkan sebagai desa wisata sejak 1982 dan pada 1993 mendapat pengakuan Kementerian Pariwisata sebagai bagian penting dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

(upd/fem)