Kebakaran yang menganggu KRL di Jakut diduga akibat puntung rokok
Jakarta (ANTARA) - Kebakaran lahan yang ditumbuhi alang-alang di dekat Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, yang sempat mengganggu perjalanan Commuter Line pulang pergi dari Stasiun Tanjung Priok hingga Stasiun Jakarta Kota itu diduga akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan.
“Dugaan penyebab kebakaran lahan milik PT KAI seluas 15.000 meter persegi akibat puntung rokok,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Budi Haryono di Jakarta, Senin.
Dia mengatakan berdasarkan keterangan warga, kebakaran itu diduga karena ada orang yang membuang puntung rokok di area pelepasan burung merpati.
Area tersebut berdekatan dengan area ilalang yang kering sehingga memicu penyalaan api dan merambat ke lahan yang ada di kawasan tersebut.
Baca juga: Gulkarmat padamkan kebakaran lahan di dekat Stasiun Kampung Bandan
Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengerahkan 40 personel pemadam kebakaran dengan delapan unit mobil damkar ke lokasi, beberapa saat setelah mendapatkan laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 14.38 WIB.
Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar lahan dan membuat jadwal perjalanan Commuter Line pulang pergi Stasiun Tanjung Priok ke Stasiun Jakarta Kota atau sebaliknya itu terganggu.
Api dapat dipadamkan oleh petugas pada pukul 17.44 WIB, atau setelah tiga jam lebih melakukan penanganan sehingga kebakaran tidak meluas dan mampu diatasi.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali normal,” ungkap Budi.
Sebelumnya, KAI Commuter meminta maaf kepada masyarakat karena layanan KRL dari Stasiun Tanjung Priok ke Stasiun Jakarta Kota terganggu akibat kebakaran di dekat Stasiun Kampung Bandan pada pukul 15.21 WIB.
Namun pada pukul 15.58 WIB, PT KAI Commuter Line memperbarui informasi bahwa KRL jalur tersebut sudah dapat dilalui kembali usai penanganan kebakaran.
Baca juga: Sebanyak 65 personel damkar padamkan kebakaran toko buah di Priok
Baca juga: Kebakaran landa warteg dan bengkel di Tambora Jakbar
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.