peezycoineth.vip

Keluarga 3 ASN yang Jadi Korban Penembakan KKB Dapat Beasiswa dari Mentan Amran, Total Rp300 Juta

2026-09-22 05:41

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan beasiswa dan santunan kepada tiga keluarga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.

Baca Juga

"Hari ini kami sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman, kami memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insya Allah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta. Hari ini kita serahkan. Langsung kita serahkan, bukan serahkan bertahap," kata Mentan Amran di Jakarta, Selasa, 22 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mentan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mendoakan para aparatur yang gugur saat menjalankan tugas mendukung pelayanan sektor pertanian di Papua Pegunungan.

Baca Juga

Menurut Amran, ketiga ASN yang gugur, yakni Aprida Rapi, Willi Mbuik dan Alfonsius Albinus Mehan saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, merupakan pejuang pangan yang mengabdikan diri untuk memastikan pelayanan pertanian tetap menjangkau wilayah terpencil dan masyarakat membutuhkan.

"Terkhusus kepada keluarga yang terkena musibah, kami atas nama pemerintah dari Kementerian Pertanian mengucapkan belasungkawa, duka cita yang mendalam kepada almarhumah dan almarhum," ujarnya.

Baca Juga

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan senilai total Rp300 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka.

Amran mengatakan setiap anak yang ditinggalkan akan menerima beasiswa senilai Rp50 juta sesuai kemampuan pemerintah untuk mendukung kebutuhan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Ia meminta keluarga menyimpan dana beasiswa tersebut sebagai tabungan pendidikan agar anak-anak korban dapat melanjutkan sekolah tanpa terkendala pembiayaan.

Mentan berharap seluruh anak yang ditinggalkan tetap bersemangat menempuh pendidikan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain beasiswa, Kementerian Pertanian juga menyerahkan penghargaan kepada para aparatur yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka kepada negara.

Dalam kesempatan itu, Mentan menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani yang memberikan kesempatan bekerja kepada tiga anak korban yang telah menyelesaikan pendidikan.

Halaman Selanjutnya

Ia mengatakan anak-anak korban yang masih bersekolah akan tetap mendapatkan dukungan pendidikan, sedangkan yang telah memenuhi persyaratan dapat memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan BUMN pangan tersebut.