Kemarin, SPPG bermasalah hingga penguatan mental Sekolah Rakyat
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warta humaniora kemarin, Senin (27/7) masih menarik dibaca hari ini, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bermasalah hingga kolaborasi Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terkait penguatan mental siswa Sekolah Rakyat.
Berikut rangkuman selengkapnya:
BGN tutup 833 dapur SPPG bermasalah
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sebanyak 833 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Ada 833 dapur yang kami suspend hari ini," kata Kepala BGN, Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Baca selengkapnya di sini.
BGN larang SPPG gunakan gas, beras, dan minyak subsidi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak boleh menggunakan gas elpiji, beras, maupun minyak bersubsidi, dalam memasak makanan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca selengkapnya di sini.
BMKG manfaatkan ChannelBMKG via WA sampaikan dinamika cuaca ke publik
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan pemanfaatan kanal perpesanan instan ChannelBMKG sebagai instrumen strategis untuk memperkuat literasi masyarakat serta mitigasi risiko bencana.
Baca selengkapnya di sini.
Wamen LH imbau dunia usaha terus terlibat tanam pohon dan mangrove
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mengimbau dunia usaha untuk terus terlibat dalam upaya penanaman pohon dan mangrove sebagai bentuk dukungan dalam upaya perbaikan kualitas udara di Indonesia.
Baca selengkapnya di sini.
Kemensos-Kemendukbangga siap perkuat mental murid Sekolah Rakyat
Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) siap membangun langkah kolaboratif untuk penguatan mental bagi siswa dan siswi Sekolah Rakyat.
Baca selengkapnya di sini.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.