peezycoineth.vip

Kemenag: Kurikulum Berbasis Cinta harus jadi budaya pendidikan

2026-08-16 12:48

Kemenag: Kurikulum Berbasis Cinta harus jadi budaya pendidikan

Minggu, 16 Agustus 2026 19:48 WIB

Image Print

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin. ANTARA/HO-Kanwil Kemenag Sulteng

Palu (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin mengatakan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah harus diwujudkan dalam praktik budaya pendidikan sehari-hari.

“Kurikulum Berbasis Cinta ini jangan berhenti sebagai wacana. Justru harus menjadi budaya di lingkungan kita. Implementasi adalah perubahan yang dapat dilihat, dirasakan, dan juga diukur di lingkungan madrasah,” katanya di Palu, Minggu.

Ia menjelaskan KBC merupakan kebijakan yang diarahkan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkarakter.

Kurikulum tersebut, kata dia, juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Tuhan, sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan tanah air.

Menurut dia, keberhasilan KBC tidak semata-mata diukur dari pemahaman terhadap konsep atau dokumen kurikulum, tetapi dari perubahan nyata dalam interaksi dan proses pendidikan di madrasah.

“Perubahan itu harus terlihat dalam cara guru menyapa peserta didik. Kemudian terlihat dalam cara guru mengajar. Terlihat juga dari cara guru atau kepala madrasah yang diberikan tugas tambahan sebagai kepala madrasah untuk memimpin madrasah,” ujarnya.

Ia meminta seluruh jajaran madrasah di Sulawesi Tengah menjadikan nilai-nilai cinta sebagai bagian dari budaya kerja dan budaya belajar.

Dengan demikian, KBC tidak hanya menjadi materi yang dipahami, tetapi menjadi nilai yang dihidupkan dalam keseharian warga madrasah.

Ia menyampaikan sebagai salah satu upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan jajaran madrasah dalam menerapkan KBC, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi KBC yang diikuti 137 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan bimtek tersebut juga menjadi bagian penting dalam menindaklanjuti Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah yang merupakan penyempurnaan dari kebijakan sebelumnya.

Melalui implementasi KBC, kata dia, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah berharap nilai-nilai cinta dapat menjadi bagian dari budaya kerja dan budaya belajar serta memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik, sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang lebih ramah, inklusif, humanis, dan berkarakter.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026