Kemendes: Sideka-NG bantu desa sampaikan potensi-kebutuhan pembangunan
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyampaikan Sistem Informasi Desa dan Kawasan New Generation (Sideka-NG) dapat menjadi sarana bagi desa untuk menyampaikan kondisi, potensi, program, dan kebutuhan pembangunan secara terbuka.
“Desa dapat juga menyampaikan kondisi potensi, program, dan kebutuhan pembangunan secara terbuka, sekaligus memperkuat komunikasi koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat, serta berbagai mitra pembangunan,” kata Direktur Penyerasian Pembangunan Sosial Budaya dan Kelembagaan Kemendes PDT Dimposma Sihombing.
Hal tersebut dia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Sideka-NG melalui Kolaborasi Sistem Informasi Desa di Daerah Tertinggal, yang diikuti secara daring dari Jakarta, Senin.
Dengan demikian, diharapkan pembangunan desa dapat menjadi lebih optimal. Lebih lanjut, Dimposma mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi semakin bernilai penting di tengah perkembangan transformasi digital, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan desa.
Menurut dia, Sideka-NG tidak hanya dapat menjadi media penyampaian informasi desa, tetapi juga menjadi bagian dari sistem informasi desa yang terhubung dan kolaboratif. Pemanfaatan sistem informasi tersebut, ujar dia, dapat berperan strategis bagi desa dan daerah tertinggal yang masih menghadapi tantangan dalam akses informasi, teknologi, maupun kapasitas sumber daya manusia.
Melalui pengelolaan informasi yang baik, Dimposma mengatakan desa berpotensi besar mendapatkan berbagai kebutuhan pembangunan yang dimiliki.
Berikutnya, Kemendes PDT juga mendorong agar pemanfaatan Sideka-NG ke depan dapat semakin mendukung keterbukaan informasi, transparansi, pemanfaatan data, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pembangunan desa.
Diketahui, Sideka-NG merupakan platform yang diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem informasi desa yang terhubung dan kolaboratif. Melalui platform tersebut, desa dapat menyampaikan beragam informasi mengenai desa itu dan memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan pemerintah daerah, pusat, serta berbagai mitra pembangunan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.