Kemendukbangga buka layanan KB gratis hingga 7 Oktober
Pelayanan KB merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN memberikan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis hingga 7 Oktober 2026 untuk masyarakat, yang dapat diakses seluruh masyarakat dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia tiap 26 September.
Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dalam keterangan resmi di Jakarta pada Selasa mengemukakan, program ini berlangsung di fasilitas pelayanan kesehatan yang telah terdaftar di Kemendukbangga/BKKBN.
"Kemendukbangga/BKKBN tidak ingin mematok anaknya berapa, tetapi yang paling penting adalah bisa melakukan perencanaan keluarga," ujar Isyana saat meninjau pelayanan KB gratis serentak di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Ayani, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (18/9).
Dalam peninjauan tersebut, Isyana melihat langsung alur pelayanan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), mulai dari konseling, skrining dan pemeriksaan, pemasangan alat kontrasepsi IUD dan implan, hingga konseling pascatindakan.
Baca juga: Pemkot Tangerang gelar layanan KB gratis bagi masyarakat di puskesmas
Isyana juga berdialog dengan sejumlah akseptor untuk mengetahui pengalaman masyarakat dalam memperoleh pelayanan kontrasepsi. Menurutnya, pelayanan KB merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan pasangan usia subur mendapatkan akses kontrasepsi sesuai kebutuhan.
Ia menegaskan, perencanaan keluarga tidak hanya berkaitan dengan jumlah anak, tetapi juga mencakup pengaturan jarak kehamilan. Upaya tersebut penting untuk membantu pasangan mempersiapkan kehamilan dengan lebih baik sekaligus mencegah risiko empat terlalu, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak.
"Perencanaan keluarga termasuk juga menjaga jarak kehamilan dan tadi sudah diikuti oleh masyarakat Tangerang Selatan," katanya.
Pelayanan KB merupakan bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Baca juga: Pemerintah prioritaskan layanan KB gratis untuk keluarga Desil 1-2
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengapresiasi pelaksanaan pelayanan KB gratis tersebut karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pasangan usia subur di Kecamatan Setu.
"Hari ini (program KB gratis serentak) telah membantu pasangan usia subur yang ada di Kecamatan Setu untuk mendapatkan fasilitas pemasangan KB secara gratis," ujar Pilar.
Kemendukbangga/BKKBN mendorong agar akses pelayanan KB dan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Bagi pasangan usia subur, pelayanan kontrasepsi dapat menjadi bagian dari upaya merencanakan kehamilan, mengatur jarak kelahiran, dan membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
Informasi mengenai akses pelayanan KB gratis juga dapat diperoleh melalui Penyuluh Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) di Balai Penyuluhan KB terdekat.
Kemendukbangga/BKKBN mengajak masyarakat memanfaatkan layanan tersebut dengan berkonsultasi terlebih dahulu untuk menentukan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasangan.
Baca juga: Mendukbangga tinjau langsung layanan KB gratis Puskesmas Tanjungpinang
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.