Kemenkop-KKP perkuat sinergi koperasi dan kampung nelayan Sinjai
Sinjai, Sulsel, (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat sinergi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan di Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Integrasi KDKMP dan KNMP diperlukan untuk memperkuat pengelolaan serta operasionalisasi kampung nelayan, sekaligus menghindari terjadinya duplikasi pembangunan fasilitas," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantoro disela kunjungan kerjanya di Tongke-Tongke, Sinjai, Sulsel, Jumat.
Menurut dia, infrastruktur yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan koperasi dengan tambahan fasilitas pendukung yang diperlukan.
Pada kesempatan tersebut Ferry mengapresiasi penandatanganan MoU dan SKB Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Sinjai.
Ia mengatakan nelayan yang tergabung dalam koperasi akan memperoleh kemudahan dalam mengakses pembiayaan dan modal kerja untuk meningkatkan kapasitas usaha. Karena itu, kementeriannya mendorong seluruh nelayan di Tongke-Tongke untuk bergabung menjadi anggota maupun pengurus KDKMP.
Menurut dia, sinergi KDKMP dan KNMP juga akan memperkuat rantai usaha nelayan, mulai dari penyerapan hasil tangkapan hingga pemasaran dan pengolahan produk perikanan.
Hasil tangkapan nelayan nantinya dapat diserap KDKMP untuk dipasarkan melalui jaringan koperasi maupun diolah menjadi produk turunan sehingga memiliki nilai tambah dan berpotensi meningkatkan pendapatan nelayan.
"Hasil tangkapan para nelayan di sini akan kita perbaiki, akan kita tingkatkan kualitasnya, bahkan kemudian bisa kita kembangkan permodalan yang dibutuhkan oleh nelayan," ujar dia.
Ferry mengatakan penguatan ekosistem bisnis dan sarana prasarana KNMP diharapkan turut meningkatkan kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sinjai yang mencapai sekitar 11 persen sebagian besar dikontribusikan sektor perikanan.
Ia juga berharap KNMP Tongke-Tongke dapat menjadi percontohan penerapan sinergi KDKMP dan KNMP dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana serta pengembangan usaha nelayan.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KNMP Tongke-Tongke akan menjadi salah satu unit usaha yang dikelola oleh KDKMP.
Ia meyakini pengelolaan koperasi secara profesional dan manajemen yang baik dapat membantu mengurai berbagai kendala yang dihadapi nelayan, termasuk kebutuhan operasional dalam menjalankan usaha perikanan.
"Kami datang ke sini untuk mengetahui apa kendalanya, ternyata salah satunya adalah (ketersediaan) bahan bakar yang masih kurang. Maka ini akan menjadi perhatian dari kita semua untuk bisa segera diatasi secara jangka panjang," ujar dia.
Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.