peezycoineth.vip

Kemensos ungkap tujuan keterlibatan kadet Unhan dalam Sekolah Rakyat

2026-10-06 08:43

Kemensos ungkap tujuan keterlibatan kadet Unhan dalam Sekolah Rakyat

Selasa, 6 Oktober 2026 15:43 WIB

Image Print

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf bersama Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho memberikan konferensi pers selepas pertemuan terbatas membahas kerjasama program pembinaan kedisiplinan-karakter siswa Sekolah Rakyat di Jakarta, Selasa (6/10/2026) ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan keterlibatan kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dalam Program Sekolah Rakyat bertujuan mempercepat penyesuaian adaptasi, pembentukan karakter mandiri, serta penguatan disiplin para siswa.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, mengungkapkan berdasarkan nota kesepakatan bersama dengan Unhan, mereka akan menempatkan 1.500 kadet mahasiswa untuk mengabdi di lingkungan Sekolah Rakyat berasrama selama dua pekan.

"Para kadet mahasiswa Unhan dijadwalkan berangkat menuju 182 titik lokasi Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada Jumat (9/10)," kata Mensos.

Mensos Saifullah menjelaskan para kadet Unhan diterjunkan untuk menjadi contoh peran (role model) dalam membangun kebiasaan hidup tertib harian bagi para peserta didik.

Kerja sama ini dinilai penting mengingat siswa Sekolah Rakyat adalah anak istimewa dari keluarga paling tidak mampu yang memiliki beragam kebiasaan, sehingga perlu adaptasi dan penyesuaian selama tinggal di asrama.

Adapun materi pendampingan mencakup kedisiplinan dasar, seperti bangun dan tidur tepat waktu, merawat diri, kerapian melipat pakaian dan menata lemari, hingga etika saat makan, masuk kelas, serta penggunaan fasilitas umum.

"Kami berterima kasih kepada Rektor Unhan dan jajaran yang telah memberikan kesempatan kepada para mahasiswanya untuk mengabdi di Sekolah Rakyat," ujar Mensos Saifullah.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan berbasis asrama gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin-miskin ekstrem atau Desil 1-4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini juga menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu lantaran memadukan beragam program prioritas, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan, Koperasi Desa Merah Putih, dan Program Tiga Juta Rumah.

Hingga saat ini sudah terdapat 182 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai daerah.

Kemensos sebagai pelaksana teknis melaporkan pada tahun ajaran 2026/2027 ini total ada sebanyak 182 Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP dan SMA/sederajat yang beroperasi sehingga total kapasitas 44.000 siswa yang didukung ribuan guru dan tenaga pendidik.

Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026