peezycoineth.vip

Kementerian ESDM sebut akan ada tambahan 1 juta sambungan jargas - ANTARA News Jambi

2026-09-30 11:10

Jakarta (ANTARA) -  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan akan ada tambahan jaringan gas bumi (jargas) sebanyak 1 juta sambungan rumah tangga untuk mengurangi penggunaan LPG.

“Tahun ini, jargas yang sudah selesai kan 115 ribu (sambungan rumah tangga), itu kan juga salah satu konversi yang berjalan. Lalu, sebentar lagi akan ada juga jargas tambahan 1 juta,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman di Jakarta, Rabu.

Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mengurangi penggunaan LPG, yang nantinya akan berpengaruh terhadap mengurangi beban subsidi untuk LPG 3 kg, serta menekan angka impor LPG.

Selain melalui sambungan jargas, Laode juga menyampaikan pemerintah telah melakukan penataan basis data penerima subsidi selama dua tahun.

Basis data tersebut merupakan penyempurnaan dari data yang dimiliki oleh Pertamina dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Disempurnakan lagi nanti dengan data dari kepolisian terkait kendaraan. Nah, itu nanti kami lakukan penataan,” ucap Laode.

Oleh karena itu, lanjut dia, penetapan kuota volume solar bersubsidi dan LPG bersubsidi tidak berubah apabila dibandingkan dengan tahun lalu. Tujuannya adalah mengoptimalkan penggunaan basis data yang sudah disempurnakan sehingga tidak terjadi penyaluran komoditas bersubsidi yang melebihi kuota subsidi.

“Penetapan volume solar subsidi dan LPG kan tetap sama dengan tahun lalu, agar penataan itu bisa bermanfaat untuk mengendalikan subsidinya,” kata Laode.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menargetkan pembangunan 1 juta jaringan gas (jargas) selesai pada 2028 untuk mendukung swasembada energi.

Pembangunan jargas rumah tangga tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Baca juga: Danantara dorong Pertagas perkuat jargas untuk kurangi impor LPG

Baca juga: KSP targetkan pembangunan 1 juta jargas selesai pada 2028

Baca juga: ESDM alokasikan Rp22 triliun untuk program jargas hingga listrik desa

Pewarta: Putu Indah Savitri
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.