Ketua SC sebut nilai sponsor Piala Presiden 2026 tembus Rp70 miliar - ANTARA News Megapolitan
Surabaya (ANTARA) - Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait mengatakan total nilai sponsor Piala Presiden 2026 menembus Rp70 miliar hingga berakhirnya fase penyisihan grup.
"Hari ini sudah ada Rp70 miliar dari sponsor yang sudah masuk. Besok juga kami umumkan kenaikan hadiah juara karena sponsor terus bertambah dan ratingnya bagus," kata Maruarar saat ditemui wartawan setelah pertandingan Persebaya melawan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu.
Ia menambahkan panitia juga akan mengumumkan lokasi pertandingan semifinal yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema Malang.
Selain menaikkan hadiah juara, pihaknya juga meningkatkan total hadiah lomba karya jurnalistik Piala Presiden 2026 untuk babak final menjadi Rp300 juta yang mencakup kategori televisi, media cetak, media daring, media sosial, dan fotografi.
Baca juga: Piala Presiden - Persebaya akhiri perlawanan Port FC 2-1
Baca juga: Klasemen Grup B Piala AFF 2026, Thailand memimpin, Filipina jaga harapan
Baca juga: Klasemen akhir Piala Presiden 2026, Persija rebut satu tempat di semifinal
Sementara itu, Direktur Pemrograman dan Produksi SCM Harsiwi Achmad mengatakan penyelenggaraan Piala Presiden 2026 turut mencatat peningkatan jumlah penonton melalui siaran televisi.
"Rata-rata rating mencapai 4,2 dengan share 23,9 persen atau naik 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertandingan Persebaya melawan Persija menjadi laga dengan rating tertinggi, mencapai 7 persen," ujar Siwi sapaan akrabnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026 Tsamara Amany Alatas mengatakan tingginya antusiasme penonton di stadion turut mendorong perputaran ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Total transaksi UMKM sampai 1 Agustus sejak turnamen dimulai pada 25 Juli sudah mencapai Rp1,3 miliar dan kami harapkan terus bertambah hingga semifinal dan final," kata Tsamara.
Ia menyebut rata-rata jumlah penonton di Bandung mencapai sekitar 23.000 orang per pertandingan, sedangkan di Surabaya sekitar 30.000 orang, yang dinilai memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM di sekitar stadion.
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.