peezycoineth.vip

Khofifah: Pasar murah jadi upaya tekan inflasi - ANTARA News Jawa Timur

2026-08-15 03:43

Nganjuk (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengemukakan pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam pengendalian inflasi sekaligus mendekatkan akses pangan kepada masyarakat.

“Harapannya ini adalah penetrasi pengendalian inflasi,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Nganjuk, Sabtu.

Menurut dia, pasar murah sengaja digelar di sejumlah lokasi yang dekat dengan permukiman, terutama kawasan yang relatif jauh dari pasar tradisional. Dengan demikian, intervensi pemerintah tidak hanya dilakukan melalui stabilisasi harga, tetapi juga mendekatkan masyarakat dengan kebutuhan pokok.

Gubernur Khofifah juga mengatakan Pemprov Jatim terus menggelar pasar murah hingga akhir 2026 di berbagai daerah yang membutuhkan intervensi untuk menjaga keterjangkauan harga pangan.

“Pasar murah ini unlimited, sampai akhir tahun terus kita gelar, nanti ganti tahun kita mulai lagi,” ujar dia.

Pemprov Jatim menggelar pasar murah di Nganjuk. Sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram. 

Selain itu, bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp6.000 per 250 gram, cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kemasan.

Khofifah juga menegaskan pengendalian inflasi membutuhkan sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, distributor, dan masyarakat.

“Kami akan terus menggelar pasar murah di titik-titik yang memang membutuhkan intervensi,” katanya.

Ia juga menyebut Pemprov Jatim terus memantau ketersediaan dan distribusi bahan pangan, termasuk MinyaKita. Pemantauan dilakukan setelah sempat terjadi pengurangan pasokan minyak goreng tersebut di sejumlah wilayah. 

Di sela kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah juga membagikan lebih dari 1.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat sekitar Lapangan Kramat dan siswa SMKN 2 Nganjuk.

Bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, ia mengajak masyarakat mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu nasional.

Khofifah mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan semangat nasionalisme di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pewarta: Asmaul Chusna
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.