Kinerja produksi MedcoEnergi capai 170.000 boepd di semester I - ANTARA News Aceh
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan energi PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menyampaikan kinerja produksi minyak dan gas pada semester I-2026 sebesar 170 ribu barel setara minyak per hari (boepd).
CEO MedcoEnergi, Ronald Gunawan, dalam pernyataannya belum lama ini menyampaikan, kinerja dari gas menyumbang sekitar 72 persen dari total produksi.
Fokus Medco sepanjang semester I tahun ini adalah memastikan aset-aset utama beroperasi optimal dan proyek pengembangan berjalan sesuai jadwal.
Berikut ini blok migas yang menopang produksi MedcoEnergi:
- Poduksi Blok Corridor seiring tambahan hak partisipasi dan kinerja produksi Lapangan Forel dan Terubuk di South Natuna Sea Block B.
- Pengembangan lapangan Bualuang di Thailand.
- Proyek Bisat C di Blok 60 Oman.
- Produksi penuh dari proyek Senoro Fase 2A.
Pada semester pertama ini, Medco juga menandatangani Kontrak Bagi Hasil (PSC) Blok Nawasena di Jawa Timur dan Blok Cendramas di Malaysia.
Di negeri jiran tersebut, MedcoEnergi ditunjuk jadi operator yang menandai operasi produksi pertama di Malaysia.
Pendapatan
MedcoEnergi membukukan pendapatan sebesar 1,41 miliar dolar AS, dan laba kotor sebesar 588 juta dolar AS. Biaya kas produksi minyak dan gas terjaga di 8,4 dolar AS per barel setara minyak, di bawah panduan tahun ini.
Sementara untuk laba bersih semester I yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar 275 juta dolar AS, membaik dari periode yang sama tahun lalu seiring meningkatnya produksi minyak dan gas, dan membaiknya harga minyak dunia serta kontribusi Amman Mineral setelah operasi smelter berjalan secara penuh.
Adapun target produksi migas perusahaan sebesar 165–170 mboepd serta penjualan ketenagalistrikan sebesar 4.550 GWh dan mempertahankan biaya kas produksi minyak dan gas di bawah 10 dolar AS per barel setara minyak.
Baca juga: Berpotensi tambah produksi gas Aceh, BPMA dan Medco optimalkan dua sumur WK A
Pewarta: Faisal Yunianto
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.