Kolam Barokah Abadi jadi pilihan liburan keluarga di Dompu
“Awalnya saya ingin membuat tempat untuk mendekatkan liburan keluarga. Dari situ kemudian saya kembangkan menjadi tempat wisata,”
Dompu (ANTARA) - Kolam Barokah Abadi di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu pilihan wisata keluarga pada akhir pekan dengan jumlah kunjungan mencapai 800 hingga 900 orang setiap Minggu.
Pemilik Kolam Barokah Abadi, Kamaludin, mengatakan objek wisata yang berdiri di atas lahan sekitar satu hektare tersebut baru beroperasi sekitar lima bulan sejak April 2026 dengan modal pribadi sekitar Rp1,4 miliar.
“Awalnya saya ingin membuat tempat untuk mendekatkan liburan keluarga. Dari situ kemudian saya kembangkan menjadi tempat wisata,” katanya saat ditemui ANTARA, Minggu.
Kolam Barokah Abadi menyediakan tiga kolam renang sebagai fasilitas utama bagi pengunjung. Kawasan wisata tersebut juga dilengkapi dengan tempat bersantai dan lapak yang menjual aneka makanan serta makanan ringan.
Kamaludin mengatakan objek wisata itu dibuka setiap hari. Namun, jumlah kunjungan meningkat pada akhir pekan, terutama pada Minggu.
Pengunjung dikenakan tiket masuk Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Sementara tarif parkir sebesar Rp10.000 untuk mobil dan Rp5.000 untuk sepeda motor.
“Kalau hari Minggu pendapatan dari tiket sekitar Rp8 juta karena pengunjung bisa mencapai 800 sampai 900 orang. Hari ini paling ramai, sampai lebih dari 1.000 orang,” ujarnya.
Tingginya kunjungan juga memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan wisata tersebut. Pengelola menyediakan ruang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan berbagai makanan dan minuman kepada pengunjung.
Penanggung jawab lapak UMKM, Dewi Susanti, mengatakan total omzet penjualan seluruh pelaku UMKM di kawasan tersebut mencapai sekitar Rp18 juta pada hari paling ramai.
“Hari ini paling ramai, total penjualan UMKM sekitar Rp18 juta,” katanya.
Menurut Dewi, peningkatan jumlah pengunjung pada akhir pekan berdampak terhadap penjualan makanan dan minuman yang ditawarkan oleh para pelaku UMKM.
Salah seorang pengunjung asal Sila, Kabupaten Bima, Yuliana, mengatakan Kolam Barokah Abadi menjadi salah satu pilihan keluarganya untuk menghabiskan waktu pada akhir pekan karena menyediakan fasilitas kolam renang yang lengkap serta lingkungan yang nyaman dan bersih.
“Anak-anak merasa senang karena kolamnya lengkap, tempatnya nyaman dan bersih. Setiap akhir pekan mereka selalu minta berlibur ke sini,” katanya.
Yuliana mengatakan fasilitas kolam renang dan kondisi lingkungan menjadi pertimbangan keluarganya dalam memilih destinasi tersebut untuk berlibur bersama.
Kamaludin mengatakan pengelolaan kolam juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saat ini terdapat empat tenaga kerja yang menangani operasional tiga kolam renang, lima tukang bangunan, dan dua tukang kebersihan.
Ke depan, pengelola berencana menambah fasilitas berupa lapangan futsal, kolam ikan, wahana permainan hingga lesehan untuk memberikan pilihan aktivitas yang lebih beragam bagi pengunjung.
“Kami ingin terus mengembangkan tempat ini agar pilihan aktivitas pengunjung semakin banyak,” katanya.
Kamaludin berharap pemerintah memberikan dukungan kepada pelaku usaha wisata lokal, terutama dalam pengembangan fasilitas dan promosi destinasi wisata.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah kepada pengusaha seperti kami,” katanya.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026