KONI Papua Barat verifikasi berkas dua bakal calon ketua umum - ANTARA News Papua Tengah
Manokwari (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat melakukan verifikasi dan validasi terhadap berkas dari dua bakal calon ketua umum periode 2026-2030 yaitu Yosias Saroy dan Mohamad Lakotani.
Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan KONI Papua Barat Melianus Y Wamafma di Manokwari, Senin, mengatakan berkas kedua bakal calon akan diverifikasi berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam mekanisme penjaringan.
“Pendaftaran bakal calon ketua umum sudah ditutup hari ini. Ada dua bakal calon yang kembalikan formulir pendaftaran,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa verifikasi berlangsung selama dua hari (14-15 September 2026), dan hasilnya diumumkan pada 16 September 2026 yang kemudian diserahkan saat musyawarah olahraga provinsi luar biasa (musorprovlub).
Ada sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi oleh masing-masing bakal calon ketua umum, seperti dukungan dari cabang olahraga di bawah naungan KONI provinsi, serta dukungan KONI tingkat kabupaten se-Papua Barat.
“Syarat dukungan itu harus memenuhi ketentuan, jadi kami lakukan pemeriksaan awal saat penyerahan kembali formulir pendaftaran,” ucap Wamafma.
Ketua karteker KONI Papua Barat Yohanes C Sorbu menjelaskan, persiapan penyelenggaraan musprovlub sudah mencapai 80 persen, termasuk koordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan lokasi kegiatan.
Pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran kurang lebih sebanyak Rp600 juta untuk mendukung kelancaran seluruh tahapan pemilihan bakal calon ketua umum melalui forum musprovlub pada 17 September 2026.
“Kami pastikan semua tahapan pemilihan calon ketua umum mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh organisasi,” katanya.
Menurut dia, seluruh tahapan penyaringan maupun penjaringan bakal calon ketua umum periode 2026-2030 mendapat pengawalan langsung oleh dua anggota bidang keorganisasian KONI Pusat.
“Kami berharap saat musprovlub nanti, semua berjalan lancar, aman, dan tertib,” ucap Sorbu.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.