peezycoineth.vip

Kopi hitam vs kopi susu, mana yang lebih aman untuk asam lambung?

2026-09-20 04:28

Jakarta (ANTARA) - Kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Ada yang lebih suka kopi hitam dengan rasa pahit yang kuat, sementara lainnya memilih kopi susu karena rasanya lebih creamy dan tidak terlalu tajam.

Namun, bagi orang yang memiliki masalah asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD), memilih jenis kopi tidak bisa sekadar soal selera. Pasalnya, kopi dan minuman berkafein termasuk salah satu jenis minuman yang pada sebagian orang dapat memicu atau memperburuk gejala refluks.

Lantas, antara kopi hitam dan kopi susu, mana yang lebih aman?

Kopi hitam sering dianggap lebih sederhana karena hanya terdiri dari kopi dan air. Namun, hal tersebut tidak otomatis membuatnya lebih aman bagi penderita asam lambung.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), kopi dan sumber kafein termasuk minuman yang umum dikaitkan dengan memburuknya gejala GERD pada sebagian orang.

Baca juga: Kebiasaan minum kopi berdampak pada kesehatan tulang wanita

Kafein sendiri dapat menjadi salah satu pemicu munculnya gejala seperti sensasi terbakar di dada atau heartburn dan naiknya isi lambung ke kerongkongan. Mayo Clinic juga mencatat bahwa kopi berkafein dapat meningkatkan gejala heartburn pada sebagian orang.

Artinya, kopi hitam tetap bisa memicu keluhan meskipun tidak ditambahkan susu atau gula.

Lalu, bagaimana dengan kopi susu?

Kopi susu juga tidak otomatis menjadi pilihan yang lebih aman. Justru, kandungan tambahan dalam minuman tersebut perlu diperhatikan.

Susu dengan kandungan lemak tinggi dapat menjadi masalah bagi sebagian orang yang mengalami refluks karena makanan dan minuman tinggi lemak termasuk salah satu kelompok yang sering dikaitkan dengan gejala GERD.

Selain itu, kopi susu yang dijual di kedai sering kali mengandung gula, krimer, sirup, atau bahan tambahan lainnya. Kandungan tersebut membuat komposisi minuman menjadi berbeda-beda sehingga efeknya terhadap gejala asam lambung juga bisa berbeda pada setiap orang.

Jadi, menambahkan susu ke dalam kopi tidak serta-merta membuat kopi menjadi "ramah lambung".

Baca juga: Paduan kopi dan protein bisa datangkan manfaat bagi kesehatan

Mana yang lebih aman?

Jawabannya sebenarnya tergantung pada kondisi masing-masing orang.

Tidak ada aturan bahwa kopi hitam pasti lebih aman daripada kopi susu, atau sebaliknya. NIDDK menyebutkan bahwa pemicu GERD dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, seseorang mungkin mengalami keluhan setelah minum kopi hitam, tetapi tidak merasakannya ketika mengonsumsi kopi dengan sedikit susu. Pada orang lain, situasinya bisa berbeda.

Hal yang lebih penting adalah memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi kopi.

Jika kopi secara konsisten membuat dada terasa terbakar, muncul rasa asam atau pahit di mulut, mual, atau isi lambung terasa naik ke kerongkongan, kopi tersebut kemungkinan merupakan salah satu pemicu gejala.

Cara lebih aman jika tetap ingin minum kopi

Bagi orang yang sensitif terhadap kopi, bukan hanya jenis minumannya yang perlu diperhatikan. Waktu dan pola konsumsinya juga penting.

Hindari minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur. NIDDK menyarankan orang dengan gejala GERD untuk memberi jarak setidaknya tiga jam antara waktu makan dan berbaring atau tidur.

Selain itu, perhatikan juga porsi dan bahan tambahan dalam kopi. Kopi dengan banyak susu tinggi lemak, krimer, gula, atau sirup belum tentu lebih bersahabat dengan lambung.

Jika ingin mengetahui apakah kopi menjadi pemicu, seseorang dapat memperhatikan apakah gejala muncul setelah minum kopi dan kemudian mendiskusikannya dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Baca juga: UI kembangkan kopi biji hanjeli bernutrisi bebas kafein dan gluten

Baca juga: Studi ungkap kesalahan minum teh dan kopi berisiko kanker

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.