KPA Jayawijaya harap 3.400 pengidap HIV-AIDS kembali konsumsi obat ARV
KPA Jayawijaya harap 3.400 pengidap HIV-AIDS kembali konsumsi obat ARV
Jumat, 21 Agustus 2026 12:56 WIB
Ketua Harian KPA Kabupaten Jayawijaya Tonius Wenda (ANTARA/Yudhi Efendi)
Wamena (ANTARA) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mengharapkan 3.400 pengidap human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) untuk kembali mengkonsumsi obat antiretroviral (ARV).
Ketua Harian KPA Kabupaten Jayawijaya Tonius Wenda di Wamena, Kamis, mengatakan dari jumlah kurang lebih 5.000 kasus atau pengidap HIV AIDS 3.400 itu statusnya lost follow up atau tidak kembali memperoleh pengobatan ARV di puskesmas.
“Kami berharap kepada 3.400 pengidap HIV AIDS supaya datang kembali ke 18 puskesmas yang telah ditunjuk untuk melayani pengobatan ARV sehingga kesehatan mereka terus membaik, sehat dan dapat melaksanakan aktivitas,” katanya.
Menurut dia, dari 5.000 pengidap HIV AIDS 1.557 yang berstatus on ARV atau terus datang ke puskesmas untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan.
“Saat ini di Jayawijaya sesuai arahan dari Dinas Kesehatan bahwa terdapat 18 puskesmas yang melayani pemberian obat ARV, ini yang kami harap kepada pengidap HIV AIDS supaya memanfaatkan ini dengan baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan KPA Kabupaten Jayawijaya terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah sebagai mitra dalam pencegahan dan pengobatan lanjutan HIV AIDS di daerah ini.
“Kami selalu membangun komunikasi baik dengan dinas kesehatan maupun puskesmas di seluruh wilayah Jayawijaya untuk bersama-sama menangani penyakit HIV AIDS secara berkelanjutan maupun terukur,” katanya.
Dia menambahkan segera membuat lembaga swadaya masyarakat atau LSM dan kelompok kerja (pokja) di bawah naungan KPA untuk membantu memeriksa dan menjaring masyarakat yang telah terinfeksi penyakit HIV AIDS sehingga memperoleh pengobatan yang baik.
“Kami akan berupaya menjaring kembali 3.400 orang termasuk memeriksa masyarakat yang positif HIV AIDS supaya memperoleh pengobatan ARV di 18 puskesmas yang ditunjuk oleh dinas kesehatan dalam penanganan HIV AIDS di Jayawijaya,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026