Lamine Yamal Sah Jadi Raja Gocek Piala Dunia 2026, Jauh Ungguli Messi
Jakarta, CNN Indonesia --
Lamine Yamal, meluapkan kegembiraannya usai berhasil mengantar Timnas Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 lewat kemenangan tipis 1-0 atas Argentina di Stadion New York-New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB.
Melalui akun media sosial pribadinya, Yamal mengunggah serangkaian foto perayaan gelar juara dunia lengkap dengan trofi emas di tangannya, disertai kalimat singkat yang sarat makna: "Hampir melengkapi semua koleksi trofi."
Pemain fenomena milik Barcelona yang baru saja merayakan ulang tahun ke-19 di tengah gelaran turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini kini resmi menambahkan trofi Piala Dunia ke dalam lemari pialanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Reaksi Olmo soal Aksi Balik Badan Pemain Argentina: Kami Tidak Peduli
- Alasan Pemain Spanyol Dapat Cincin Spesial usai Juara Piala Dunia 2026
- Bukti Argentina Tak Layak Juara: Kiper Paling Sering Kuasai Bola
Di usianya yang masih sangat muda, Yamal telah mengumpulkan koleksi gelar yang sangat fantastis. Selain trofi Piala Dunia 2026, ia sebelumnya sudah mengantongi gelar Euro 2024 bersama Spanyol, serta trofi La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol bersama Barcelona.
Pencapaian luar biasa ini makin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu talenta paling langka di panggung sepak bola modern.
Sepanjang putaran final Piala Dunia 2026, Yamal tidak hanya sekadar menjadi pelengkap skuad. Menurut data di situs resmi FIFA, penyerang sayap ini tampil dominan dan mengukuhkan dirinya sebagai raja gocek turnamen dengan mencatatkan 35 dribel sukses.
Torehan tersebut mengungguli deretan bintang dunia lainnya seperti Kylian Mbappe (28 dribel), Lionel Messi (25 dribel), Vinicius Junior (23 dribel), dan Jeremy Doku (21 dribel).
Rekor dribel terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sendiri masih dipegang legenda Argentina Diego Maradona (53 dribel di Meksiko 1986), sementara Messi memegang rekor abad ini (46 dribel di Brasil 2014).
Di samping catatannya di dalam lapangan, Yamal juga mengukir beberapa rekor bersejarah. Dalam usia 19 tahun 6 hari, Yamal menjadi pemain termuda keempat dalam sejarah yang berhasil menjuarai Piala Dunia. Catatan usianya hanya kalah dari Giuseppe Bergomi (18 tahun), serta dua ikon Brasil, Pele dan Ronaldo (17 tahun).

Yamal resmi mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola sebagai pemain pertama yang mampu tampil di partai final Piala Eropa (Euro) sekaligus final Piala Dunia saat masih berstatus sebagai seorang remaja.
[Gambas:Video CNN]
(wiw/jun)
Add
as a preferred
source on Google