peezycoineth.vip

Latihan Beban dan Asupan Protein Jadi Kunci Cegah Sarcopenia Sejak Dini

2026-07-13 09:25

Bagikan:

JAKARTA – Sarcopenia merupakan kondisi yang ditandai dengan penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot yang terjadi secara bertahap. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh lanjut usia, tetapi proses penurunan massa otot sebenarnya sudah dapat dimulai sejak usia produktif apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai dan asupan protein yang cukup.

Dampaknya pun tidak bisa dianggap sepele, karena sarcopenia berhubungan dengan meningkatnya risiko keterbatasan aktivitas, gangguan mobilitas, penurunan fungsi fisik, hingga berkurangnya kualitas hidup.

Pencegahan sarcopenia perlu dilakukan sedini mungkin melalui kombinasi latihan kekuatan (resistance training) dan pemenuhan kebutuhan protein harian. Berbeda dengan olahraga kardio yang lebih berfokus pada kesehatan jantung dan paru, latihan beban berperan penting dalam mempertahankan serta meningkatkan massa dan kekuatan otot sehingga tubuh tetap bugar seiring bertambahnya usia.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, Sp.KO menjelaskan sarcopenia merupakan kondisi yang sering kali tidak disadari, namun memiliki dampak yang besar terhadap kesehatan jangka panjang.

"Sarcopenia tidak hanya memengaruhi kekuatan otot, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan," jelasnya, dikutip dari keterangan resmi HiLo.

"Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan sarcopenia memiliki kualitas hidup yang lebih rendah, termasuk keterbatasan aktivitas, penurunan mobilitas, hingga peningkatan kelelahan dan nyeri. Bahkan, risiko penurunan fungsi fisik dan kognitif dapat meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan individu tanpa sarcopenia,” ungkapnya.

Menurut dr. Andhika, menjaga kesehatan otot tidak cukup hanya dengan meningkatkan aktivitas fisik secara umum. Jenis latihan yang dilakukan juga menentukan efektivitasnya dalam mempertahankan massa otot.

"Aktivitas seperti jalan kaki tetap penting untuk kesehatan kardiovaskular, tetapi belum cukup untuk mempertahankan massa otot. Latihan yang paling efektif adalah resistance training atau latihan beban. Tujuan akhirnya bukan hanya meningkatkan kekuatan, tetapi menjaga fungsi dan kemandirian dalam jangka panjang. Karena pada akhirnya, menjaga otot adalah menjaga kualitas hidup," tambah dr. Dhika.

Berbagai penelitian juga menunjukkan asupan protein yang rendah, yaitu ≤1 gram/kg berat badan/hari, serta aktivitas fisik yang kurang dari 150 menit per minggu berkaitan dengan meningkatnya risiko sarcopenia.

BACA JUGA:


Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2019, kebutuhan protein minimal orang dewasa usia 19–64 tahun adalah 65 gram per hari untuk laki-laki dan 60 gram per hari untuk perempuan, yang dapat meningkat sesuai tingkat aktivitas fisik.

Selain jumlah, kualitas protein juga berperan penting. Whey protein yang kaya akan leusin, bila dikombinasikan dengan latihan beban, terbukti membantu meningkatkan massa otot, kekuatan, serta performa fisik, termasuk pada individu dengan sarcopenia.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan otot, HiLo kembali menghadirkan HiLo Strong Fest 2026 di Hotel Episode Gading Serpong, Tangerang. Mengusung semangat #NabungOtot, kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan World Sarcopenia Day yang diperingati setiap 4 Juli.

Setelah sukses diselenggarakan di 10 kota pada 2025, HiLo Strong Fest 2026 hadir di 14 kota di Indonesia dan melibatkan lebih dari 8.000 peserta. Berbagai aktivitas olahraga seperti Body Combat, Pilates, Barre, Poundfit, hingga Hybrid Fitness Race diselenggarakan untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan latihan kekuatan dengan cara yang menyenangkan.

Selain Tangerang, kegiatan ini juga berlangsung di Medan, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, dan Bali.

"Selama lebih dari dua dekade, HiLo telah menjadi bagian dari perjalanan hidup sehat masyarakat Indonesia. Melalui HiLo Strong Fest, kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa kesehatan otot bukan hanya isu bagi lansia, tetapi investasi yang perlu dimulai sejak usia produktif," ucap Nina Agustriana, Head of Area Marketing Division Nutrifood.

"Karena itu, selain aktif bergerak dan berolahraga, penting juga untuk memastikan asupan protein harian terpenuhi. Inilah semangat #NabungOtot yang kami usung, membangun kekuatan tubuh hari ini untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan." lanjutnya.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inovasi nutrisi tinggi protein, termasuk hadirnya HiLo Clear Water Protein Peach, minuman tinggi protein yang diperkaya kalsium, vitamin, dan mineral, bebas laktosa, dengan rasa peach yang menyegarkan.

Produk ini melengkapi berbagai pilihan nutrisi HiLo untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein secara lebih praktis di tengah gaya hidup yang aktif.

Selain menghadirkan inovasi produk, HiLo juga terus mengembangkan berbagai program edukasi dan kolaborasi, mulai dari Round Table Discussion bagi dokter di berbagai kota, program peningkatan kapasitas guru pendidikan jasmani, kolaborasi bersama komunitas olahraga melalui @hilostrongclub, menjadi Official Protein Partner klub basket profesional Satya Wacana Salatiga, hingga mendukung atlet lari dan hybrid workout melalui pendampingan kelas olahraga serta edukasi nutrisi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, HiLo berharap semakin banyak masyarakat yang membiasakan latihan beban sebagai langkah nyata untuk #NabungOtot demi menjaga kualitas hidup di masa depan.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+