Lebih Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat, Pemkot Padang Panjang Luncurkan PAPAGO
Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, meluncurkan aplikasi Padang Panjang Go (PAPAGO) sebagai upaya mendekatkan komunikasi pemerintah dengan masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan kehadiran PAPAGO diharapkan dapat memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“PAPAGO kita hadirkan bukan sekadar sebagai aplikasi, tetapi sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah harus hadir, mendengar dan memberikan respons terhadap apa yang disampaikan masyarakat,” kata Hendri.
Aplikasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang Panjang tersebut diperkenalkan kepada masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
PAPAGO mengintegrasikan informasi dan berbagai layanan pemerintah dalam satu platform dengan konsep “satu aplikasi, banyak akses dan kemudahan”.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi mengenai Padang Panjang tanpa harus membuka sejumlah kanal secara terpisah. PAPAGO juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi pemerintahan, menyampaikan pengaduan dan aspirasi serta mengakses berbagai informasi lainnya.
Salah satu fitur utama PAPAGO yakni Lapor Warga yang menjadi kanal bagi masyarakat untuk melaporkan persoalan, menyampaikan pengaduan maupun aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
Laporan yang masuk melalui fitur tersebut akan dipantau petugas di Command Center untuk selanjutnya diteruskan kepada perangkat daerah atau pihak terkait sesuai dengan permasalahan yang dilaporkan.
Selain layanan pengaduan, PAPAGO menyediakan informasi mengenai destinasi wisata dan kuliner di Padang Panjang. Pengguna dapat memperoleh informasi mengenai lokasi yang ingin dikunjungi sekaligus memberikan penilaian atau rating.
Menurut Hendri, fitur tersebut diharapkan membantu masyarakat dan wisatawan mengenali berbagai potensi wisata dan kuliner yang ada di Padang Panjang. Penilaian dari pengguna juga dapat menjadi masukan bagi pengelola untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Hendri mengatakan PAPAGO akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, aplikasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintahan.
“Ke depan kita berharap PAPAGO terus dikembangkan. Bukan hanya menjadi tempat mendapatkan informasi, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintah. Masukan dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan aplikasi ini,” ujarnya.
Pemkot Padang Panjang mengajak masyarakat memanfaatkan PAPAGO secara aktif. Penggunaan aplikasi secara luas diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah sekaligus membantu pemerintah memperoleh informasi lebih cepat mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Melalui PAPAGO, masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima layanan, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, melaporkan persoalan, memberikan penilaian serta turut berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik.
Peluncuran PAPAGO menjadi salah satu langkah Pemkot Padang Panjang dalam membangun ekosistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi. Pemerintah berkomitmen terus melakukan inovasi dan penyempurnaan agar pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan serta manfaat nyata bagi masyarakat.